Menurun Kemiskinan di Kota Depok

0
472

miskindepoktren.com-Persentase penduduk miskin di Kota Depok, Jawa Barat mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Hal tersebut ditandai dengan penurunan jumlah penduduk miskin secara bertahap sehingga tidak tampak percepatan penurunan. Laju penurunan sebesar 0,191 persen per tahun.

Jika penanganan kemiskinan di Kota Depok semakin membaik, maka ditargetkan turun sampai 2,10 persen per tahun pada 2014. Permasalahan kemiskinan di Kota Depok dibahas melalui “Sosialisasi Penyusunan Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD)” di Aula Badan Penanggulangan dan Perencanaan Daerah (Bappeda) lantai 3, Gedung Dibaleka, Balai Kota Depok, Senin (8/9) kemarin.

Kemiskinan, kerentanan, dan kesenjangan menjadi tiga komponen utama dalam data perhitungan kemiskinan. Indeks Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan mengalami penurunan yang ditunjukkan terjadi perbaikan kesenjangan antar-sesama penduduk miskin. Indikator penurunan kemiskinan di Kota Depok juga dilihat berdasarkan dua jenis kemiskinan, yakni kemiskinan konsumsi dan non-konsumsi.

Kemiskinan konsumsi berhubungan dengan komoditi makanan, sedangkan kemiskinan non-konsumsi dimensi-dimensinya meliputi pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, infrastruktur, dan sebagainya. Berbicara tingkat kemiskinan, jumlah penduduk miskin, dan Indeks Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan berarti hanya menyangkut kemiskinan konsumsi.

”Dengan demikian, laju kemiskinan konsumsi di Kota Depok selama tiga tahun terakhir mengalami perbaikan, tapi tidak terlalu signifikan penurunannya,” kata Togi Tua Sianipar, selaku Advokasi Tim Nasional Percepatan dan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Kementerian RI Sekretariat Wakil Presiden RI.

Kenaikan bahan bakar minyak (BBM), salah satu pemicu timbulnya kemiskinan. Togi mengungkapkan Pemerintah Kota Depok berhasil menanggulangi kemiskinan akibat kenaikan BBM. “Di luar program pemerintah pusat mengantisipasi inflasi karena terjadi kenaikan BBM, Pemerintah Kota Depok bisa mencegah kenaikan angka kemiskinan. Persentase kemiskinan tersebut stabil penurunannya. Ya, tetap terjadi penurunan kemiskinan, meskipun harga BBM naik,” tuturnya. (ardian)

 886 total views

LEAVE A REPLY