Awas! Banyak Beredar Gas Melon Oplosan

0
230

elpijidepoktren.com-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menemukan fakta dilapangan bahwa sekitar 30 persen isi gas elpiji 3 kilogram alias si Melon banyak yang di oplos, dengan kata lain, terjadi pengurangan terhadap isi gas atau terjadi indikasi pengoplosan, adapun jika ditotal berat tabung gas si melon adalah 8 kilogram, dengan rincian berat tabung 5 kilogram dan isi 3 kilogram.

”’Kami telah meningatkan kepada setiap agen dan pangkalan gas yang ada di Depok harus memiliki timbangan untuk memastikan isi dan satuannya harus sama,” kata Kadisperindag, Agus Suherman di Balai Kota Depok, Jumat (12/9).

Agus mengingatkan konsumen bahwa gas melon yang akan dibeli itu harus dalam keadaan terbungkus serta isi dan beratnya harus sesuai dengan ukuran standar. ”Kepada agen saya himbau janganlah konsumen dicurangi,” tegas Agus yang mengungkapkan setiap agen wajib mengecek dan menimbang produknya untuk memberikan jaminan kepada konsumen.

”Jika ditemukan penyimpangan, konsumen bisa segera melapor ke kami dan pasti agennya akan kami tindak tegas. Kami juga akan secara berkala melakukan sidak,” pungkas Agus.

Banyaknya peredaran gas oplosan tak lain dampak dari harga elpiji gas 12 kilogram yang mencapai Rp 21.500 membuat sebagian konsumen beralih ke Si Melon. (ardian)

 686 total views

LEAVE A REPLY