BPMK Rakor Samakan Persepsi Kota Layak Anak

0
265
a (BPMK) Kota Depok menggelar rapat koordinasi (rakor) gugus tugas di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Senin (15/09/2014). Waki Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad memberikan pengarahan dan sambutan dalam rakor tersebut
a (BPMK) Kota Depok menggelar rapat koordinasi (rakor) gugus tugas  di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Senin (15/09/2014). Waki Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad memberikan pengarahan dan sambutan dalam rakor tersebut
BPMK Kota Depok menggelar rapat koordinasi (rakor) gugus tugas di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Senin (15/09/2014). Waki Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad memberikan pengarahan dan sambutan dalam rakor tersebut

 

depoktren.com-Sejalan dengan program andalan Kota Layak Anak (KLA), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok menggelar rapat koordinasi (rakor) gugus tugas  di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Senin (15/09/2014). Rakor ini untuk menyamakan persepsi, menyingkronisasi, dan mengevaluasi gugus tugas layak anak berdasarkan pemahaman terhadap implementasi Depok sebagai KLA, yang selanjutnya menjadi dasar setiap OPD terkait merencanakan kegiatan untuk mendukung KLA.

Ini merupakan rakor pertama ditahun 2014. Perlu disampaikan juga bahwa rapat ini merupakan upaya BPMK untuk dapat menyinergikan seluruh kegiatan dalam program pembangunan ke depan. “Program layak anak ini sudah merupakan program andalan Kota Depok,” tutur Kepala BPMK Kota Depok, Widyati Riyandani.

Widyati menambahkan bahwa seseorang dikatakan sebagai anak sejak dalam kandungan hingga 18 tahun. Mengingat hal tersebut, hak anak wajib dilindungi dan dipenuhi oleh keluarga, masyarakat, serta negara. Saat ini, Depok sendiri sudah memiliki Perda layak anak yaitu pada Perda Nomor 15 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak.

Perda tersebut dimaksud untuk menjamin terpenuhinya hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat martabat kemanusiaan, demi terwujudnya anak yang berkualitas berakhlak mulia dan sejahtera. Selain itu guna menjamin pemenuhan hak anak dalam menciptakan rasa aman, ramah, bersahabat, melindungi anak dari ancaman permasalahan sosial dalam kehidupannya, serta mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas anak.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok KH. M. Idris Abdul Shomad saat membuka rakor mengatakan bahwa tugas pokok dari Gugus KLA sangat menentukan perkembangan jalannya program tersebut di Kota Depok. Karena program ini nantinya akan dirasakan langsung oleh anak-anak. Saat ini sangat penting dilakukan optimalisasi terkait peran dan fungsi masing-masing gugus tugas KLA, sehingga tercipta hasil pembangunan yang sesuai dengan keinginan masyarakat. “Depok Kota Layak Anak sesuai dengan Undang-Undang Dasar tahun 1945,” tutur Idris.

Idris berharap, dengan adanya rakor ini dapat menuntaskan program-program yang belum terealisasi, tentunya yang berkaitan dengan KLA. Selain itu dapat merumuskan langkah dan strategi dalam merencanakan apa saja yang dilakukan demi mengimplementasikan KLA di Kota Depok kedepan sebagaimana tertuang dalam RPJMD hingga tahun 2016. (ardian)

 631 total views

LEAVE A REPLY