Hewan Qurban Yang Akan Dijual Mulai Diperiksa Kesehatannya

0
475

hewan-kurban kesehatandepoktren.com-Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban yang akan dijual. Kepala Bidang Peternakan Distankan Kota Depok Tinte Wirasutisna bersama empat dokter hewan dan relawan dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dibagi dalam dua tim melakukan pemeriksaan hewan qurban di Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat (Jabar), Senin (22/9).

Tinte mengatakan bahwa ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya penularan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang ditularkan hewan ke manusia. Selain itu juga untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan kurban dan juga bagi penerima daging kurban nanti. ”Pemkot ingin menjamin daging yang dikonsumsi masyarakat adalah daging yang sehat dan halal,” ujar Tinte.

Pada pemeriksaan hewan qurban akan dilakukan ke seluruh penjual hewan qurban di seluruh wilayah di Kota Depok. Pemeriksaan meliputi surat keterangan sehat hewan tersebut, kondisi fisik seperti suhu badan, napsu makan, pemeriksaan kotoran, mata, dan cacat atau tidaknya hewan tersebut. ”Hewan yang sehat akan kami beri label sehat, sebagai tanda bahwa hewan ini layak untuk diqurbankan. Sementara yang tidak sehat kami larang untuk dijual,” tegas Tinte.

Pemberian antibiotik kepada hewan yang sakit akan memberikan efek residu yang juga akan memberikan dampak negatif jika dikonsumsi manusia. Idealnya obat antibiotik harus diberikan 21 hari sebelum pemotongan. ”Idul Adha sudah tinggal menghitung hari, jadi jika ditemukan hewan yang sakit hari ini dianjurkan hewan tersebut untuk tidak dijual,” tandas Tinte. (ardian)

 1,101 total views

LEAVE A REPLY