Disporaparsenbud Kota Depok Turut Serta di Ajang Parekraf Expo 2014

0
360

dinas pariwisata Kota Depokdepoktren.com-Kegiatan Pameran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Indonesia tahun 2014 digelar di Mataram NTB, dengan mengambil lokasi di lantai I Mataram mall. Kegiatan Parikraf di buka langsung Sekda NTB H. Muhammad Nur, SH, MH, Kamis (25/9). Kegiatan Parekraf Expo 2014ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 25 hingga 28 September 2014.

Dalam sambutannya Muhammad Nur menjelaskan, Pemprov NTB selalu mendorong majunya ekonomi kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut beliau setidaknya dibutuhkan tiga aspek untuk meningkatkan ekonomi kreatif, yaitu produktifitas, kualitas produksi serta upaya memperluas pasar. ”Dengan kekuatan ekonomi kreatif inilah, kesejahteraan akan diperoleh. Kita ingin membuat sejarah yaitu dengan memperkuat interaksi ekonomi dengan daerah-daerah lain,” jelas Muhammad Nur.

Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Seni dan Budaya (Disporaparsenbud) Kota Depok ikut ambil bagian dalam mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada yakni dengan memamerkan lokasi-lokasi wisata yang ada di Kota Depok seperti Kubah Emas, Situ-Situ dan masih banyak lagi obyek wisata yg di pamerkan seperti berbagai batik Depok, makanan dan minuman tradisional Depok, Jus dan makanan lain yang bahan baku nya Belimbing Dewa yang menjadi ikon Kota Depok, serta tarian khas Kota Depok Yakni Tari Topeng Cisalak yang di bawakan oleh duta-duta pariwisata dari Abang Empok Depok 2014.

Sebbanyak 29 Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota di Indonesia ikut serta dalam ajang Parekraf Expo tahun 2014 yang telah 3 kali diselenggarakan di Mataram untuk menampilkan Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatifnya. Jumlah Stan yang disediakan pada event kali ini sbanyak 47 Stan sesuai kapasitas yang tersedia.

”Jika daerah ingin maju PAD nya semua Daerah harus majukan Industri MIC Enya. Itu kata kuncinya. Jika Daerah yang memiliki keunggulan pariwisata kuliner harus diperbanyak dan bagi daerah yang belum punya harus dimunculkan kreatifitasnya yang dimotori oleh masyarakat dengan dukungan pemerintah,” pungkas Muhammad Nur. (raakan)

 943 total views

LEAVE A REPLY