Wali Band Serahkan 1 Ekor Sapi di TPA Cipayung

0
2051

1-wali-banddepoktren.com—-Group musik, Wali Band pagi ini (5/10) sekitar pukul 10.00 wib akan menyerahkan satu ekor sapi untuk dipotong sebagai hewan kurban di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok. Selain Wali Band, Wakil Walikota Depok, Idrus Abdul Somad juga akan menyerahakan satu ekor sapi di lokasi itu.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) TPA Cipayung, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Iyay mengatakan kepada depoktren.com mengatakan, paling tidak ada 4 ekor sapi yang akan dipotong di TPA Cipayung masing-masing satu ekor dari Wali Band, satu ekor dari Wakil Walikota Depok, satu ekor dari Karyawan Bagian Sosial Sekda Kota Depok dan satu ekor lagi dari Karyawan DKP Kota Depok. Selain itu, paling tidak ada 4 ekor kambing juga akan dipotong sebagai hewan kurban di lokasi itu.

”Alhamdulilah beberapa hari lalu, kita dihubungi oleh Qori dari pihak Wali Care yang menyatakan keinginan personal Wali Band untuk berkurban di lokasi TPA Cipayung,” kata Iyay kepada depoktren.com. Setelah itu, beberapa hari kemudian Qori datang ke TPA Cipayung untuk melakukan koordinasi.

Berdasarkan koordinasi terakhir, kata Iyay, personal Wali Band yang terdiri dari Farhan (Faank), Aan Kurnia (Apoy), Ihsan Bustomo (Tomi) dan Hamzah Shopi (Ovie) itu akan  datang langsung ke TPA Cipayung untuk melihat pemotongan hewan kurbannya.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Somad juga sudah memastikan kehadirannya di TPA Cipayung, setelah Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok, Zamrowi menyampaikan undangan beberapa hari lalu.

Untuk persiapan kurban itu, Iyay sudah melakukan koordinasi dengan Kapolsek, dan Babinsa setempat. Kemudian disiapkan   sekitar 33 orang petugas. Iyay  berharap bisa membagi hewan kurban  kepada 2.000 orang yang berhak menerimanya.

Kabag Umum Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok,  Imam Pamuju menyebut, kegiatan kurban yang dilaksanakan dengan skala yang lebih besar baru pertama di lakukan, apalagi melibatkan pihak luar DKP. ” Biasanya, hewan kurban itu berasal dari karyawan di lingkungan DKP.” kata Imam.

Imam menyambut gembira karena jumlah hewan kurban yang akan dipotong di lingkungan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP)  semakin banyak, termasuk dari Wakil Walikota Depok dan Wali Band. ”Berkurban di lingkungan DKP itu sangat tepat,  karena  banyak sekali yang perlu dibantu dan berhak mendapatkan hewan kurban,” kata Imam. Dia menyebut, paling tidak ada 1.401 orang yang terlibat sebagai petugas di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Depok.  Mereka terdiri dari petugas kebersihan, tukang taman, petugas angkut sampah, tukang bikin kompos, petugas penggali makam. ”Ini orang-orang yang pas menerima hewan kurban,” kata Imam. Menurut  Imam, TPA Cipayung merupakan  lokasi pemusatan pemotongan hewan kurban di lingkungan DKP.

Wali adalah grup musik asal Ciputat, Tangerang Selatan. Grup musik ini dibentuk pada tahun 1999. Anggotanya berjumlah 5 orang yaitu Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum), Ovie (keyboardist), dan Nunu (bass). Semua personel band ini adalah lulusan pesantren dan sebagian merupakan alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Album pertamanya ialah Orang Bilang yang dirilis pada tahun 2008. Band ini umumnya ber-genre lokal pop kreatif total dengan sedikit sentuhan irama melayu dalam lagu-lagu mereka. Lagu hit dalam album ini adalah Dik dan Egokah Aku yang menggunakan Shireen Sungkar sebagai model video klip.

Lagu Dik yang merupakan andalan dengan memasukkan unsur pop cinta itu, tercatat berhasil menjadi RBT (ring back tone) bagi 1 juta pemilik telepon selular hingga pertengahan Mei 2008. Ini menjadi barometer kesuksesan grup yang beranggotakan 5 pria itu.

Sukses dengan album perdana, Wali kemudian  merilis album keduanya yang sebagian besar diciptakan oleh Apoy. Sebelumnya, Wali telah merilis single jagoan dari album terbarunya, Cari Jodoh. Bahkan berkat RBT single Cari Jodoh ini, Wali mendapat hadiah umroh dari labelnya, Nagaswara.
Dalam momen Ramadhan 1430 Hijriah (AgustusSeptember 2009), Wali juga mengeluarkan single religi yang berjudul Mari Sholawat. Setelah merilis album kedua, sang basis, Nunu memutuskan untuk mengundurkan diri. (ds)

 2,470 total views

LEAVE A REPLY