Dalam Penanganan Limbah, Warga Perlu Dilibatkan

0
318

pengolahan-limbah-595x359depoktren.com-Masyarakat perlu memahami cara pengolahan dan pengelolaan limbah domestik yang komprehensif, melalui Program Percepatan Sanitasi Pemukiman (PPSP). Hal itu terungkap saat Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok mengelar workshop pengolahan air limbah domestik.

Latar belakang dari workshop ini melihat masih banyaknya perilaku masyarakat yang tidak semestinya dalam mengolah limbah domestik, seperti membuang sampah di saluran drainase, air bungan industri tanpa pengolahan, buang air besar sembarangan (open defection), jamban yang asal-asalan, dan pembuangan lumpur tinja secara liar.

“Masih banyaknya masyarakat yang mencuci dan mandi di sungai yang tercemar,” ujar Herni, Sub Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda.

Workshop ini akan menyerap usulan-usulan dari kelurahan/masyarakat terkait pengolahan air limbah domestik, sehingga pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tahun 2015 nanti mencantumkan salah satu prioritas adalah air limbah. “Diperlukan masukan-masukan yang positif dari masyarakat untuk pengolahan limbah domestik ini,” kata Herni.

Sementara itu, Jani Ahmad,  narasumber dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Cimahi menjelaskan, Cimahi dalam pengelolaan limbahnya melakukan perencanaan dari aspek anggaran dan memberikan pemahaman pada masyarakat agar rencana yang sudah disusun dapat diterima warga. Senua dinas terkait dengan sanitasi terjun langsung ke masyarakat melakukan sosialisasi.

“Setelah masyarakat paham baru laksanakan kegiatan teknisnya,” tutur Jani Ahmad Bidang Air Bersih dan Air Limbah, DKP Kota Cimahi.

Dalam kegiatan teknis, Jani menambahkan, ada beberapa tahap yang dilakukan diantaranya perencanaan dan pencarian lahan. Tetapi yang menjadi hal paling penting keberhasilan pengolahan limbah ini adalah masyarakat  mengerti peran aktifnya mengolah limbah mereka sendiri. (aris)

 700 total views

LEAVE A REPLY