Sssttt, Kepala BKD Pangku Staf Wanita Terekam CCTV Jadi Trading Topics di Balaikota Depok

0
490
foto illustrasi
foto illustrasi
foto illustrasi

depoktren.com-”Mas-mas wartawan sini deh, bener ngga sih berita Kepala BKD memangku staf wanita di ruang kerjanya itu,” tanya seorang pejabat wanita yang tidak bersedia disebut namanya kepada beberapa wartawan yang sedang berkumpul dan juga sedang membicarakan kebenaran berita tersebut.

Tidak hanya pejabat wanita itu saja yang ingin tahu kebenaran kabar tersebut, tapi sudah ada puluhan pejabat maupun para staf pegawai negeri sipil (PNS) lainnya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Berita tersebut juga menjadi topik yang cukup hangat dan ramai dibicarakan di ruang-ruang kerja, sudut-sudut kantor dan di tempat-tempat umum di lingkungan Balaikota Depok seperti di kantin dan taman. Tidak hanya itu, berita tersebut juga menjadi trading topics di kalangan fesbukers Depok yang kebanyakan berkomentar “miris” dan negatif atas prilaku maraknya terjadinya perselingkuhan di lingkungan kerja PNS Pemkot Depok.

Sebenarnya sudah lama terdengar isu dan kabar “pangku-pangkuan” Kepala BKD dengan beberapa staf perempuan di ruang kerjanya itu, tapi isu itu semakin “mendekati kebenarannya” dan mencuat menjadi perbincangan seru setelah ditulis dan dikirim oleh seorang bernama Rizki Ardian ke Kompasiana berjudul Kebobrokan Mental Oknum Pejabat Depok yang termuat pada 10 Oktober 2014, pukul 19.08 WIB.

Dalam tulisan Rizki yang telah di klik pembaca sebanyak 139 ini yakni: Para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Depok perlu mendapatkan pembinaan mental yang lebih serius, bukan hanya pembinaan, bahkan pengawasan pun perlu diperketat. Pasalnya kejadian memalukan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok berinisial HP yang memangku seorang wanita diruang kerjanya kembali terekam kamera CCTV beberapa waktu lalu.

Menurut sumber Warta Investigasi, perbuatan ini merupakan yang kedua kalinya. “sebelumnya HP pernah terekam sedang berbuat hal yang sama dengan seorang wanita berinisal DRU yang kini menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok,” ungkap seorang PNS dilingkungan Pemkot Depok yang enggan disebut.

Buruknya kinerja Kepala BKD yang merupakan orang kepercayaan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail sebenarnya sudah sering dikeluhkan di lingkungan PNS yang merasa diperlakukan kurang adil. Mulai dari pencopotan seorang camat, karena merasa tersinggung dimintai jatah mobil dinas serta banyaknya PNS yang mengajukan pengunduran diri dari golongan III dan IV. Alasannya karena kepemimpinan yang arogan dan kerap melakukan intervensi serta tidak jelasnya sistem kepegawaian yang penilaiannya berdasarkan suka dan tidak suka.

“Kepala BKD Depok, HP merupakan pindahan PNS dari Kementerian Riset & Teknologi (Ristek) dan BPPT. Masuk menjadi PNS di Pemkot Depok pada 2007 sebagai staf biasa, karirnya terus melonjak. Setahun kemudian, HP sudah menjabat Kepala Seksi Kantor Arsip Pemkot Depok. Pada 2009, HP dipromosikan langsung menjadi Kabag Umum. Banyak kalangan PNS Pemkot Depok menilai promosi ini tidak wajar. Pada 2010, HP kembali dipromosikan menjadi pejabat eselon II sebagai Kepala BKD.” lanjut sumber WI

Atas kejadian ini sudah selayaknya Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail yang masih melaksanakan ibadah Haji mencopot Kepala BKD yang telah mencoreng wajah Pemkot Depok. (risjaddin)

 2,587 total views

LEAVE A REPLY