Depok, 5 Besar Kota Termacet

0
259
Foto: ist.

depoktren.com – Kota Depok termasuk lima besar kota termacet di Indonesia. Wilayah satelit ibukota ini setiap hari mengalami kemacetan yang parah. Apalagi pemerintah Kota Depok tampaknya tidak banyak melakukan inovasi mengatasi kemacetan lalu lintas, seperti misalnya kurangnya jalan alternatif untuk menembus menuju ibukota Jakarta.

Jakarta tercatat sebagai kota paling macet, sehingga kecepatan rata-rata hanya 10-20 km /jam. Sementara Bogor tercatat sebagai kota paling sesak jalannya, dengan  volume to capacity (VC) ratio 0,86. Artinya jika kapasitas jalan 10 meter persegi, maka volume kendaraan mencapai 8,6 meter persegi.

Berdasarkan data Direktorat BTSP Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, volume to capacity (VC) ratio di Jakarta mencapai 0,85 persen. Sementara VC Bogor sedikit lebih tinggi, 0,86, namun kecepatan rata-rata masih 15 km per jam. Lalu lintas dalam kondisi krusial jika VC ratio mencapai di atas 0,7.

Kapuslitbang Darat dan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Yugi Hartiman mengatakan, rata-rata kecepatan kendaraan di Jakarta berkisar di angka 10-20 kilometer per jam. Saat ini, volume kendaraan sudah mendekati kapasitas jalan yang ada. Lalu lintas dalam kondisi krusial jika VC ratio mencapai di atas 0,7.

“Kecepatan rendah karena memang kapasitas jalannya belum bisa memenuhi volume lalin yang berjalan itu,” katanya saat acara ‘Diskusi mengenai ERP’ di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (21/10).

Selain Jakarta, kota-kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang juga kondisi lalu lintasnya sudah mengkhawatirkan. Di luar jawa, daerah yang bakal macet parah, di Makassar, dan Sumatera seperti Palembang dan Medan. “Ya bisa dikatakan paling macet di Indonesia,” jelas dia.

Kemacetan di DKI Jakarta, kata dia, semakin semrawut. Jakarta jadi satu di antara beberapa kota yang lalu lintasnya membutuhkan perhatian lebih. “Kota yang perlu lalu lintasnya perlu mendapat perhatian seperti itu,” ungkapnya. (jef)

Berikut daftar kota dengan lalu lintas termacet di Indonesia menurut Kementerian Perhubungan.

1. DKI Jakarta (10-20 km/jam) Vc Ratio 0,85
2. Bogor (15,32 km/jam) VC ratio 0,86
3. Tangerang (22 km/jam) VC Ratio 0,82
4. Bekasi (21,86 km/m) Vc Ratio 0,83
5. Depok (21,4 km/jam) VC ratio 0,83
6. Surabaya (21 km/jam) VC ratio 0,83
7. Bandung (14,3 km/jam) VC ratio 0,85
8. Medan (23,4 km/jam) VC ratio 0,76
9. Palembang (28,54 km/jam) VC ratio 0,61
10. Semarang (27 km/jam) VC Ratio 0,72
11. Makassar (24,06 km/jam) VC Ratio 0,73.

 664 total views

LEAVE A REPLY