Ditunggu di Depok Rupanya Menteri Susi Ketemu Dubes AS

0
814

Ikan Rainbow

depoktren.com—- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membatalkan kunjungan ke Kota Depok untuk membuka acara REIKKA (Rekreasi Edukasi Informasi Komunikasi Konservasi dan Atraksi) yang digelar di kawasan Balai Litbang Budidaya Ikan Hias Jalan Perikanan, Pancoran Mas Kota Depok, karena harus menggelar pertemuan tertutup dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O. Blake di kantornya, Kamis (6/11/2014) pagi.

Padahal sampai Rabu sore (5/11/2014) Susi masih konform untuk hadir, karena itu segala sesuatu sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Bahkan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail pun ikut melakukan pengecekan persiapan sejak Rabu pagi di kawasan seluas 12 hektar pun. Kamis pagi pun sejumlah peserta pameran ikan hias di lokasi itu masih berharap Susi datang dan bisa berdialog langsung dengan menteri yang sering melakukan gebrakan gebrakan yang mengejutkan itu.

Tapi rupanya Susi mendadak punya agenda lain yakni menggelar pertemuan tertutup dengan Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Robert O. Blake . Susi akhirnya diwakili oleh Kepala Badan Litbang Kelautan dan Perikanan Achmad Poernomo untuk membuka acara REIKKA. Tampak hadir pula sejumlah pejabat kementerian kelautan perikanan seperti Kepala Puslitbang Perikanan Budidaya Tri Heru Prihadi, Walikota Depok Nur Mahmudi, Bupati Belitung Timur, Bupati Merauke dan sejumlah pejabat Pemkot Depok.

Meski Susi tidak hadir, semua agenda dilaksanakan sesuai rencana termasuk penobatan Duta Ikan Hias dan penyerahan Rekor Muri karena Balitbang Budidaya ikan Hias berhasil melestarikan dan mengembangkan sejumlah ikan hias yang sudah mulai punah. Kemudian digelar pula seminar dan talkshow dengan tema bagaimana berbisnis ikan hias.

Di halaman kantor Balitbangdias itu digelar pula pameran ikan hias, termasuk ikan Pelangi Papua yang menjadi icon acara yang berlangsung selama tiga hari mulai 6-8 November 2014. Slogan acara itu: Kenali, Sayangi, Selamatkan dan Lestarikan Ikan Hias Pelangi Papua. Ini sengaja diangkat oleh Balitbangdias karena selain kondisi ikan ini di alam hampir punah, juga karena keberhasilan Balitbangdias mengembangkan budidaya ikan tersebut.

Kepala Balitbangdias, Anjang Bangun Prasetio menyebut di dunia bisnis ikan hias, produk Indonesia dikenal memiliki banyak spesies, baik ikan hias air tawar maupun ikan hias laut. Dari 1.100 spesies ikan hias air tawar yang ada di dunia, 400 spesies diantaranya berasal dari Indonesia. Indonesia juga memiliki 650 spesies ikan laut. (red)

 

 

 

 

 

 

 

 1,725 total views

LEAVE A REPLY