Pasca Kenaikan BBM, Angkutan Umum di Depok Maksimal Naik Rp 1.000

0
445

angkotdepoktren.com-Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar, sejumlah trayek angkutan kota (angkot) di Kota Depok menaikan ongkos rata-rata Rp 1.000. Angkot D-02 yang melayani rute Terminal Depok-Depok Timur misalnya memberlakukan tarif Rp 5.000 dari sebelumnya yang hanya Rp. 4.000. Untuk rute ankot Terminal Depok-Cinere naik menjadi Rp 7.000 dan angkot Terminal Depok-Gandul/Krukut menjadi Rp 5.000.

Para supir angkot mengaku telah mencantumkan pemgumuman naiknya tarif tersebut diangkotnya. ”Kalau ngga naik bisa rugi. Ini inisiatif kami sambil menunggu keputusan resmi Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok,” ujar seorang supir angkot bernama Aceng, Rabu (19/11).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemkot Depok, Gandara Budiana mengatakan pihaknya memiliki kewenangan untuk menaikan kenaikan tarif angkutan umum. ”Saat ini kami sedang melakukan antisipasi perhitungan tarif dengan hitungan yang sesuai peraturan yang diputuskan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan tentang pedoman teknis penyelenggaraan angkutan penumpang umum di wilayah perkotaan dalam trayek tetap dan teratur,” tutur Gandara.

”Kami memperkirakan maksimal kenaikan untuk angkot jarak dekat dan sedang tidak lebih dari Rp 1.000 dan untuk jarak jauh Rp 3.000,” terang Gandara yang menambahkan penetapan tarif angkutan dapat dikeluarkan secara resmi bila Peraturan Wali Kota terkait kenaikan ini sudah dikeluarkan.  ”Kesepakatan kenaikan harus menyenangkan semua pihak, tapi yang terpenting kenaikan tarif harus terjangkau semua lapisan,” tandasnya. (ardian)

 1,125 total views

LEAVE A REPLY