Langgar Kawasan Tanpa Rokok? Denda 50 juta!

0
328
rokok (www.bizjournal.com)

depoktren – Pemberlakuan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh Pemkot Depok yang dimulai sejak Januari 2015 harus dicermati. Bagaimana tidak, Perda No.3 Tahun 2014 ini memberikan sanksi tegas bagi pelanggar KTR.

Menurut Kepala seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Depok Intan Yustisiawati, sebagaimana dilansir situs depok.go.id, individu yang melanggar KTR akan dikenakan sanksi kurungan tiga hari dan denda satu juta rupiah.

“Sanksi tidak hanya diberlakukan bagi pelanggar individu, tapi kepada badan usaha juga karena mereka juga turut bertanggung jawab terhadap KTR sebagai penentu kebijakan di wilayahnya,” jelas Intan.

Hal ini juga disebutkan di Perda No.3 Tahun 2014, bahwa badan hukum/usaha juga bertanggung jawab atas KTR. Karenanya badan hukum/usaha yang membiarkan aktivitas merokok dilingkungannya akan dikenakan sanksi tiga bulan kurungan atau denda Rp50 juta.

Selain itu Pemkot Depok juga menekankan kepada badan hukum/usaha untuk menetapkan area merokok ditempatnya. Namun demikian dari tujuh kawasan tanpa rokok, yaitu fasilitas kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat umum, tempat kerja, tempat bermain anak, tempat ibadah dan angkutan umum, hanya tempat kerja dan tempat umum yang boleh menetapkan area merokok.

Namun menurut Intan, perda tersebut masih menunggu petunjuk pelaksanaannya yang berupa Peraturan Walikota dan diperkirakan akan segera disahkan pada bulan Februari ini.

 745 total views

LEAVE A REPLY