Warga Depok Dilarang Takbir Keliling dan Pesta Petasan

0
747
Foto: ilustrasi/viva.co.id
Foto: ilustrasi/viva.co.id
Foto: ilustrasi/viva.co.id

depoktern.com – Pemerinrah Kota Depok melarang masyarakat untuk menggelar takbiran berkeliling kota/wilayah pada malam Lebaran.  Selain takbiran keliling, masyarakat juga dilarang melakukan “pesta” petasan. Larangan ini ditetapkan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas dan dampak negatif lain.

Keputusan ini ditetapkan dalam rapat Koordinasi Muspida Kota Depok, Selasa (14/7/2015), yang dihadiri antara lain oleh Walikota Nur Mahmudi Imail, Kapolresta Depok Kombes Pol Dwi Yono, Kodim 0508 Letkol Inf. Santoso, dan Ketua MUI Dimyati Badrunzaman. Untuk mengantisipasi pelanggaran oleh masyarakat, Polresta Depok menyebar 1.000 personel mengamankan malam Takbiran.

“Kami mengimbau kerasa warga  tidak melaksanakan takbir keliling. Sebaiknya berkonsentrasi di tempat ibadah saja maupun di rumah masing-masing. MUI juga mendukung tidak adanya takbir keliling,” papar  Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail .

Ketua MUI Kota Depok Dimyati Badruzaman menyebutkan, takbir keliling jika ada dampak negatifnya baik dicegah. “Menolak atau mencegah yang akan membawa kerusakan itu lebih diutamakan. Namun semua itu dilihat dari situasi dan kondisinya. Diutamakan di tempat-tempat ibadah takbirannya,” ujarya.

Polresta Depok juga akan mengamankan masyarakat yang melakukan “pesta” petasan pada malam Takbiran karena dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan masyarakat. Kapolresta Depok Kombes Pol Dwi Yono juga mengimbau warga Depok yang mudik pulang kampung, untuk mengunci rumahnya dan mengamankan saluran gas, listrik, dan mesin air.

(dtk/red)

 1,614 total views

LEAVE A REPLY