Ini Bukti, Karaoke Venus Sajikan Miras dan Kegiatan Prostitusi Terselubung

0
2817

depoktren.com-Mobil Honda Jazz warna merah nopol B 1485 EMH itu dikemudikan Muhammad Ubaidilah dan duduk disampingnya Dessy Khanti Hastuti yang merupakan wanita pemandu lagu (PL) Karaoke Venus terjun bebas dari area parkir P5 ke lokasi parkir P1 dengan melaju kecepatan tinggi dan menabrak dinding pembatas parkir lalu jatu dari ketinggian sekira 9.8 Meter di pusat perbelanjaan mall Depok Town Square (Detos) yang berada di Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, Jawa Barat (Jabar), Rabu (2/3) dini hari, pukul 02.30 WIB.

Dua korban tewas ditempat yang diduga sehabis melakukan pesta miras, narkoba dan sex sambil berkaraoke di room 38 Karaoke Keluarga Venus. ”Kedua korban dalam pengaruh alkohol,” kata Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu Supiati, di Mapolsek Beji, Depok, Jabar, Rabu (2/3).

Dua korban tewas diketahui bernama, Muhammad Ubaidilah (27) dan Dessy Khanti Hastuti (22). Kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala. Korban Ubaidilah merupakan karyawan swasta, warga Pandeglang sedangkan Dessy Khanti Hastuti yang lengannya penuh tatto bunga merupakan warga Ratu Jaya, Cipayung, Depok.

Berdasarkan keterangan dari tiga orang saksi yakni, satpam Abdullah Ayub Litilohi, teman korban Asep Nurhidayat dan Hary Suci Ramadani yang merupakan pemilik mobil yang dipinjam Ubaidilah, kalau korban memaksa mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk serta Hary ditinggal.

”Sejumlah barang bukti diamankan yaitu dua dompet beserta KTP korban, satu kondom bekas pakai dan satu unit Honda Jazz. Korban setelah kejadian langsung dilarikan ke RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Kini kasusnya sedang kami dalami untuk penyelidikan dan menunggu hasil visum,” ungkap Ayu.

Menurut Ayu, pihaknya juga akan memeriksa pengelola gedung Detos, pengelola parkir dan terutama pengelola Karaoke Venus yang mendapat banyak informasi kerap dijadikan ajang pesta miras, narkoba dan kegiatan prostitusi terselubung yang menyediakan wanita-wanita berpakaian seksi sebagai pemandu lagu. ”Kalau memang betul seperti itu, Karaoke Venus akan kami tindak tegas dan menutup operasionalnya,” pungkasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, jika terbukti benar Karaoke Keluarga Venus menyajikan miras dan adanya kegiatan prostitusi terselubung maka kami akan akan tindak tegas, mencabut ijinnya Karaoke Venus baik di Detos maupun Venus yang di Cibubur. Sudah banyak laporan masyarakat mengenai keberadaan Karaoke Venus yang menyediakan miras dan kegiatan prostitusi terselubung dan kerap menimbulkan keributan yang meresahkan masyarakat.

”Ijinnya karaoke keluarga, tidak boleh menjual miras, apalagi ada kegiatan prostitusi. Ini sudah melanggar peraturan daerah (Perda) yang berlaku di Depok yang melarang peredaran miras dan prostitusi. Kami langsung melakukan rapat membahas masalah Karaoke Venus dan sudah diistruksikan Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad,” tutur Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMP2T), Yulis Moechtar.

Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad sudah memerintahkan dinas-dinas terkait untuk menindak tegas tempat-tempat hiburan, baik itu cafe, karaoke dan restoran yang menyediakan miras, kegiatan prostitusi dan peredaran narkoba. Perdanya sudah jelas melarang hal itu. ”Ini momentum untuk membebaskan Kota Depok dari peredaran miras, narkoba dan prostitusi. Saya bertekad menjadikan Kota Depok sebagai kota pendidikan dan religius,” tuturnya. (dedi)

3,650 total views, 3 views today

LEAVE A REPLY