Minimnya Lahan Pertanian di Depok, Lahan Tidur Bisa Dimanfaatkan Warga

0
619

depoktren.com-Ketua LSM Serikat Tani Nasional Kota Depok, Torben Rando Oroh mendukung penuh upaya yang dicanangkan Pemkot Depok untuk mengembangkan lahan pertanian di Kota Depok. ”Lahan pertanian di Kota Depok sudah minim, jadi solusinya Pemkot Depok juga harus mendukung warga yang memanfaatkan lahan-lahan kosong atau lahan tidur milik pemerintah untuk digarap para petani,” tuturnya.

Menurut Rando, saat ini ada ratusan hektar lahan tidur yang tak bermanfaat dan terbengkalai milik pemerintah maupun swasta yang ada di Kota Depok. ”Daripada mubazir lebih baik Pemkot memfasilitasi lahan-lahan tidur dan lahan terbengkalai tersebut digarap petani dan warga sehingga hasil-hasil pertanian dapat dikembangkan,” tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok, Etty Suryahati mengimbau para petani dapat memanfaatkan lahan pertanian yang ada. Mengingat saat ini beberapa wilayah di Kota Depok sudah kritis akan adanya lahan yang dijadikan tempat untuk bertani. “Petani harus terus menggarap lahan yang ada untuk pertanian,” ujar Etty di Balaikota Depok, Senin (14/3).

Etty mengutarakan bahwa hal ini patut dilakukan mengingat lahan pertanian di Kota Depok sudah semakin krisis. Saat ini hanya di wilayah Kecamatan Tapos yang masih memiliki lahan pertanian. Namun, lahan yang ada sebagian besar milik perusahaan, petani yang ada hanya menggarap. Untuk lahan pertanian di Kota Depok sendiri saat ini hampir 720 ha. Sebanyak 60 sampai 70 persen lahan yang ada merupakan milik perusahaan. Seluruh lahan tersebut sejak dua puluh tahun lalu ditanami tanaman palawija.

”Saya berharap kepada seluruh petani di Kota Depok untuk terus memanfaatkan lahan yang ada sebagai lahan usaha. Selain itu, juga terus bermitra dengan perusahaan sehingga para petani dapat terus berjalan di bidang pertanian. “Terus pertahankan apa yang sudah dijalani saat ini untuk dapat mengembangkan pertanian di Kota Depok,” Harap Etty.

Berdasarkan data dari Pemkot Depok, ratusan hektar lahan tidur dan terbengkalai milik pemerintah pusat maupun milik swasta diantaranya yakni lahan milik RRI di Jalan Juanda, Depok, lahan milik Mabes TNI di Kalimulya Depok, lahan Tahura milik Kementerian Kehutanan di Pancoran Mas Depok, lahan Kementerian Kesehatan di Cipayung dan lahan eks Karaba milik Kementerian Keuangan. (laras)

 914 total views

LEAVE A REPLY