Dinkes Depok Ukur Kebugaran ASN Gunakan Standar IMT Asia Tenggara

0
533

depoktren.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota (Pemkot) telah melakukan tes kebugaran para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok pada akhir 2015 yang lalu. Tes dilakuan oleh 5.132 ASN dari total seluruh ASN yang ada di Pemkot Depok sejumlah 7.660 orang.

Pemeriksaan berdasarkan status Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk ukuran atau kriteria penduduk di Asia Tenggara. Hasil dari pengukuran IMT ASN di Pemkot Depok didapat data yaitu ASN dengan interpretasi kurang (underweight) dengan IMT < 18,5 terdapat 2% atau sebanyak 102 orang. Selanjutnya, untuk interpretasi normal (Healthy Weight) yakni dengan IMT 18,5 – 23 sebanyak 29% atau ada 1.448 orang ASN. Sedangkan hasil interpretasi gemuk (overweight) dengan IMT 23-25 terdapat 32% atau sekitar 1.622 orang. Terakhir, dengan interpretasi Obesitas Class I dan Class II ada 28% dan 9% atau sejumlah 1.437 serta 462 orang ASN.

“Data yang ada belum menggambarkan secara keseluruhan tingkat kebugaran ASN yang ada di Depok, karena kami baru mendata hanya sekitar 67.6% dari seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemkot Depok,” jelas Kepala Seksi Pelayanan Dasar dan Rujuan Dinkes Kota Depok, dr. Zakiah, ketika dijumpai di meja kerjanya, Senin (21/3/2016).

Dokter yang kerap disapa Kiki ini menambahkan standar yang dipakai yakni IMT Asia Tenggara dengan harapan agar awareness jadi lebih tinggi. Sehingga, bisa lebih waspada lagi dengan penyakit yang akan menyerta.

“Misal dikatakan interpretasi berdasarkan IMT Asia Tenggara overweight maka sebaiknya lebih perhatikan tehadap penyakit-penyakit penyerta dari overweight seperti hipertensi, obesitas, diabetes, maupun kolesterol. Jadi supaya lebih waspada saja,” tandasnya.

Dirinya berharap, ASN di lingkungan Pemkot Depok untuk senantiasa menjaga kebugaran dan kesehatan tubuhnya. Karena apabila tubuh sudah sehat dan bugar maka akan menunjang produktivitas dalam bekerja. (Illa)

 767 total views

LEAVE A REPLY