IMQN Depok Bekali Mahasiswa dan Santri Pelatihan Jurnalistik

0
249

depoktren.com-Era perdagangan bebas atau Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) harus disikapi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar mampu menghadapi persaingan yang ketat. Keterbukaan informasi semakin bebas melalui media cetak dan elektronik. Untuk itu, pembekalan ilmu jurnalistik bagi pelajar dan mahasiswa suatu keharusan.

Hal itu diutarakan Ketua Ikatan Mahasiswa Qotrunnada (IMQN) Depok Rusyli Adam seusai menggelar pelatihan Jurnalistik dengan peserta dari santri dan Mahasiswa Pesantren Qotrunnada, Cipayung, Depok. ”Kita ingin memberikan bekal kepada para mahasiswa dan santri untuk mendalami dunia tulis menulis dalam hal ini jurnalistik. Selain itu, menjembatani untuk menjadi jurnalis yang handal,” ujar Rusyli seusai pelatihan jurnalistik dalam rangkaian acara Pekan Ta’aruf. Pesantren Qotrunnada, Cipayung, Depok, Kamis (31/3).

Ketua Alumni Qotrunnada (Annada) Depok Ust. Sandy Meylaz mengungkapkan pelatihan jurnalistik merupakan suatu kegiatan yang sangat positif. Pasalnya, bukan hanya mengetahui wawasan tentang jurnalistik saja. Namun, juga dapat mengembangkan minat dan bakat dalam jurnalistik. Terlebih lagi, dengan datangnya MEA keterbukaan informasi makin luas.

”Meski tidak langsung menjadi seorang wartawan, minimal kita berharap dalam kegiatan ini mereka bisa mengetahui dasar-dasar jurnalistik. Selain itu juga, mereka diharapkan bisa membaca dan mengupas sebuah berita. Bukan hanya berita selintas saja, namun dibalik pemberitaan dan pesan yang tersirat,” harap Sandy.

Salah satu perserta pelatihan Jurnalistik Yudistira mengaku sangat senang dengan mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, butuh waktu yang lebih untuk belajar dan praktek jurnalistik. ”Saya senang dengan dunia jurnalistik karena penuh tantangan dan hal baru. Kita ingin lebih mengetahui tentang ilmu jurnalistik dan berharap cita-cita tercapai menjadi seorang wartawan,” tuturnya.

 482 total views

LEAVE A REPLY