Dirazia, Inul Vista Depok Terbukti Jual Miras

0
1097

www.depoktren.com–Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan razia perdagangan minum keras (miras) di tempat-tempat hiburan seperti karaoke, kafe dan restoran di sepanjang Jalan Margonda, Depok, Selasa (26/7).

Dari hasil razia, petugas Disperindag bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) yang dibantu Satpol PP Kota Depok berhasil menemukan bukti adanya penjualan miras di Karaoke Keluarga Inul Vizta yang berada di pusat perbelanjaan D’Mall Depok

“Kami akan panggil pengelola Karaoke Keluarga Inul Vizta untuk diklarifikasi. Tentunya akan ada sanksi,” ujar Kepala Bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen Disperindag Pemkot Depok, Fenti Novita, di Balaikota Depok, Rabu (27/7).

Bukti yang ditemukan yakni Inul Vista D’Mall menyimpan enam botol minuman beralkohol (minol). Untuk kadar minol yang berhasil ditemukan adalah golongan B kadar ethanol lebih dari lima persen sampai 20 persen dan golongan C kadar ethanol lebih dari 20 sampai 55 persen.

Fenti mengutarakan, pihaknya akan segera membuat surat pemanggilan ke pemilik usaha Inul Vista D’Mall. “Pasti kami klarifikasi dulu. Hasil dari klarifikasi kepada pelaku usaha nanti yang akan diputuskan untuk membuat surat teguran sampai tiga kali,” tuturnya.

Lanjut dia, pihaknya setiap dua pekan dari setiap teguran akan mengecek kembali ke lokasi. Apakah masih menjual miras atau tidak. “Jika tiga kali teguran masih menjual miras, baru kami ambil tindakan penyegelan yang akan dilakukan Satpol PP. Sudah jelas aturan di Kota Depok dilarang menjual miras,” jelas Fenti.

Tidak hanya Karaoke keluarga Inul Vista D’Mall yang dirazia, tapi tempat-tempat hiburan lainnya juga di razia yakni Coffe Toffe dan Karaoke Keluarga NAV di Margocity. “Di tempat lainnya kami tidak menemukan adanya penjualan miras,” terang Fenti.

Ketua Satgas Pemantau Perijinan Depok (SP2D), Torben Rando Oroh mengacungkan jempol atas kinerja Disperindag Pemkot Depok yang akhirnya menemukan bukti adanya perdagangan miras di tempat-tempat karaoke dan kafe. “Kami sangat menyayangkan tempat karaoke berlabel keluarga seperti Inul Vista kok menjual miras. Ini juga bentuk pembohongan publik. Banyak keluarga yang membawa anak-anak berkaroke, itukan tidak pantas ada penjualan miras. Tindak tegas, cabut ijinnya,” tegas Rando.

Diungkapkan Rando, tidak hanya Karaoke Keluarga Inul Vista yang sudah sejak lama menjual miras tapi tempat-tempat karaoke dan kafe lainnya yang ada di Kota Depok juga miras, seperti Karaoke Keluarga Venus baik yang di Detos maupun yang si Cibubur Depok serta kafe-kafe dangdut yang banyak terdapat di Jalan Raya Bogor dan Jalan Raya Parung. “Peraturan daerah (Perda) soal pelarangan peredaran miras di Kota Depok sudah lama ada. Jadi tidak perlu lagi diberi teguran bagi yang melanggar perijinan jadi langsung aja cabut perizinannya,” ungkapnya.

Rando juga menyayangkan tidak ada pengumuman sanksi yang diberikan ke pengelola Karaoke Keluarga Venus Detos atas kasus tewasnya dua pengunjung yang kendaraannya jatuh dari gedung parkir seusai berpesta miras. “Kami belum mendengar ada sanksi yang diberikan justru yang terdengar kasusnya dipetieskan atau tidak diproses sama sekali. Mestinya kalau ada sanksinya, ya pihak Pemkot Depok mengumumkannya,” jelasnya. (Riki)

 1,377 total views

LEAVE A REPLY