Kota Sejuta Maulid Klaim Religiusitas Kota Depok

0
334

www.depoktren.com-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang sebagian kelompok masyarakat menganggapnya sebagai bidah, kali ini justru tengah gencar dilakukan  Walikota yang diusung dari Partai Keadilan Sejahteraan (PKS). Bila sebelumnya, masyarakat sudah terbiasa menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad biasanya di Kota Depok diselenggarakan secara swadaya di masjid dan mushola masing-masing penuh dengan kebersamaan. Saat ini, justru Kota Depok mencangkan sebagai Kota Sejuta Maulid yang disyiarkan melalui teleconference di 63 keluarahan.

”Kegiatan ini adalah inisiasi dari MUI Kota Depok. Kita bikin seluruh Kelurahan untuk memperingati memperingati Maulid Nabi secara serempak.  Kalau dulu kelurahan mengadakan tapi waktunya berbeda dan sekarang ini kita ingin bersama-sama dan lebih pada silaturahmi. Kalau mewujudkan sebagai Kota yang relijius , peringatan Maulid Nabi itu salah satunya.  Tujuannya ingin bikin sesuatu dalam kebersamaan. Bukan saja dalam kegiatan seremonial yang bersifat hura-hura, namun bisa meneladani Nabi Muhammad SAW secara substansif, ” ujarnya saat ditemui di halaman Balaikota Depok. Minggu, (11/12) malam.

Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW yang menggunakan dana APBD tersebut tampak megah dan meriah dengan dihadiri ribuan jamaah. Dengan ceramah agama dari KH. Abdul Ghoni dari Cipayung, dilanjutkan dengan lomba marawis. Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Depok Pradi Supriyatna mengaku masyarakat sangat antusias dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

”Dalam sehari ini, saya menghadiri perintatan Maulid Nabi di berbagai Kecamatan Depok sampai Sembilan tempat. Selain sambutan, saya juga ikut serta memberikan tausyiyah agama. Kita sudah berani memulai hal yang baru, sebetulnya biasa tiap tahun dilakukan dan ingin lebih semarakkan lagi. Saya rasa di kota lain belum pernah ada. Kota Sejuta Maulid dari Depok untuk Indonesia, ” terang Ketua DPD Gerinda Depok ini.

Pradi mengungkapkan, bahwa dalam peringatan maulid Nabi Muhammad dapat meneladani Rasulullah SAW. Menurutnya, yang paling penting adalah keteladanan, sikap dalam berbicara, mengambil kebijakan. Ia menambahkan, perkataan yang dibarengi dengan prilaku dan implementasi. Tidak hanya dalam Islam saja, namun  dengan teman agama lain saling menghargai, toleransi dan kemajemukan secara bersama.

Secara terpisah, di tiap keluarahan Depok masyarakat juga mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Disela-sela peringatan Maulid Nabi, para jamaah disuguhi tampilan layar yang berisi tentang sambutan dari Walikota Depok. (Aris)

 427 total views

LEAVE A REPLY