Tinggi Serapan Anggaran OPD di Depok

0
282

www.depoktren.com–Tingkat penyerapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Depok sangat menggembirakan. Terbukti dari 38 OPD, rata-rata tingkat penyerapan anggarannya mencapai 87 persen. Bahkan, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok mampu menyerap anggaran hingga 95 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016.

Selain itu, dinas lainnya yang berhasil lampaui angka 90 persen dan serapan anggaran yang lebih besar dari tahun sebelumnya di antaranya yaitu Dinas Pendidikan. Dinas lainnya yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (dahulu Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air) dengan serapan anggaran hingga 85 persen, atau 20 persen lebih besar dari tahun sebelumnya.

“Semua pencapaian serapan anggaran yang diraih oleh Pemkot Depok ini diharapkan ke depan tidak akan ada masalah. Aman-aman saja baik secara yuridis maupun secara politis,” tegas Wali Kota Depok Mohammad Idris, saat menyerahkan reward kepada OPD dengan penyerapan tertinggi di Lapangan Upacara Balaikota Depok, Jumat (6/1/2017).

Atas prestasi menyerap anggaran hingga 95 persen atau tertinggi di antara OPD lain, Dinas Perumahan dan Pemukiman yang dulunya bernama Dinas Tata Ruang dan Permukiman diberikan rewardberupa satu tiket umrah.

“Selamat kepada Dinas Perumahan dan Permukiman atas prestasi yang diraih. Secara pribadi saya apresiasi pada seluruh dinas yang serapan anggaran secara umum 87 persen.” ujar Mohammad Idris.

Wali Kota Berharap, hadiah yang diberikan bisa menjadi motivasi bagi OPD yang lain. Namun, siapa yang berhak atas hadiah ini, mekanismenya ditentukan sendiri oleh kepala dinas yang bersangkutan.

“Hadiah umrah ini sebagai motivasi pada para dinas agar serapan anggarannya bisa maksimal. Hadiah ini juga bukan untuk kadis pribadi, tapi silakan nanti ditunjuk mekanismenya bagaimana dan siapa yang berangkat saya serahkan sepenuhnya pada Pak Wijay (Wijayanto,red),” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok, Wijayanto menyebutkan, serapan anggaran terbesar dari dinas yang dipimpinnya yakni untuk pembangunan Pasar Cisalak dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok. Dengan nilai anggaran mencapai Rp 200 Miliar.

“Total anggaran kami itu kan sekitar Rp 360 Miliar, sebagian besar memang diserap untuk pembangunan Pasar Cisalak dan RSUD Kota Depok yang seluruhnya diperuntukkan memang untuk masyarakat Depok,” ucapnya.

Ia mengaku serapan dinasnya ini dicapai atas kerjasama yang kuat dari tim yang dipimpinnya.

“Saya di manapun ditempatkan selalu mengajak tim saya untuk melaksanakan program yang sudah direncanakan. Tentu saja ini menandakan bahwa program yang sudah direncanakan berarti untuk rakyat. Setelah itu akan dievaluasi program yang telah dijalankan. Ini yang dinamakan dengan evaluasi setelah pembangunan,” tandasnya. (Aris)

 364 total views

LEAVE A REPLY