Warga Depok Diimbau Beralih ke Beras Hitam 

0
378

www.depoktren.com–
Wali Kota Depok Mohammad Idris pernah mengimbau warganya untuk beralih konsumsi dari beras putih ke beras hitam beberapa waktu lalu. Selain karena beras hitam kaya manfaat bagi kesehatan tubuh, M. Idris juga mengatakan hal itu bisa bermanfaat bagi perekonomian petani di Tapos Depok, Jawa Barat.

Saat ini, memang produksi beras hitam masih sangat terbatas dan hanya tersedia di lahan Tapos Depok. Bahkan, digadang-gadang, karena masih luasnya lahan pertanian di Tapos Depok, awal Februari, Wali Kota Depok berencana menjadikan Kecamatan Tapos menjadi pilot project buat menanam beras hitam.

“Kita uji coba dulu, jika berhasil dan petani nyaman dengan hasil produksi beras hitamnya, maka baru kita jadikan pilot project beras hitam di sini (Tapos),” tutur M. Idris tempo lalu ketika melakukan kunjungan ke lahan pertanian Tapos.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPP) Hermin Kusmiati mengatakan masa panen beras hitam dan beras putih terhitung sama, yakni 100 hari dan masa panen tiga kali dalam setahun. Tetapi beras hitam memerlukan kejelian dan ketelatenan khusus untuk merawatnya. Maka, meminjam istilah Wali Kota Depok, beras hitam itu ‘manja’ karena membutuhkan perlakuan khusus mulai dari perawatan selama masih dalam bentuk padi hingga masuk ke dalam proses dimasak.

Hermin Kusmiati mengatakan biarpun lahan pertanian hanya sebatas di Tapos, tetapi petani beras hitam sudah mampu mencapai angka lima ton setiap kali panen. “Alhamdulillah sekali panen bisa menghasilkan 5 ton beras.”

Beras hitam yang kini dibandrol seharga Rp25.000/kilo masih dinilai mahal oleh masyarakat umum di Depok. “Masih tergolong mahal kalau segitu dibanding beras putih. Kalau beras putih yang paling bagus saja harga segitu sudah dapat dua kilo,” tutur Erni, salah satu Warga Depok yang masih mengonsumsi beras putih.

Biar pun tergolong mahal, beras hitam nyatanya sudah sejak lama terbukti khasiatnya bagi kesehatan. Berdasarkan sejarah Tiongkok dan Kerajaan Nusantara, ternyata beras hitam hanya boleh dikonsumsi oleh kalangan atas atau bangsawan seperti kaisar atau raja-raja. Bahkan, di Tiongkok dulu, beras jenis ini tidak boleh dimakan oleh rakyat biasa, maka disebutlah sebagai beras terlarang.

Ada pun khasiat spesial beras hitam bagi kesehatan antara lain;

Membantu menurunkan resiko penyakit kardiovaskular, melindungi tubuh dari serangan kanker yang disebabkan oleh radikal bebas membantu meningkatkan fungsi otak, mengurangi terjadinya peradangan, meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan kulit, hingga mencegah obesitas.

Dapat disimpulkan, beras hitam menjadi sebuah penawar atau pencegah penyakit mematikan seperti jantung dan kanker. Bila anda tertarik membeli beras hitam saat ini Kota Depok giat menggelar Pasar Tani sebulan sekali di Lapangan Balai Kota Depok.

Bagaimana, sudah berniat pindah ke beras hitam? (Siska)

 463 total views

LEAVE A REPLY