Urban Farming, Wajah Masa Depan Pertanian Modern

0
3538

www.depoktren.com–Pesatnya pembangunan di Kota Depok menyebabkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) terkikis perlahan-lahan. Minimnya lahan hijau tersebut tentu memiliki segudang dampak buruk seperti bencana banjir, gersang, polusi udara yang tak terserap, hingga mampu memengaruhi kondisi kesehatan.

Makin pesatnya teknologi dan inovasi baru yang seiring dengan makin sempitnya kesediaan lahan, tidak memutus akal para pecinta maupun pelaku di bidang pertanian. Contohnya saja adalah tren urban farming. Tren ini belakangan mencuat karena selain berfungsi sebagai penambahan ‘titik hijau’ juga berfungsi sebagai penambah nilai estetik di bidang properti.

Pengertian urban farming menurut Council on Agriculture, Science and Technology (CAST) adalah sebuah konsep memindahkan pertanian tradisional (non-urban) ke pertanian perkotaan (urban) dengan media tanam yang berbeda. Bentuk pertanian modern ini memenuhi aspek kesehatan lingkungan, remediasi, rekreasi, keindahan kota dan penggunaan tata ruang.

Cara menerapkan urban farming di rumah, anda bisa menggunakan beragam metode tanam. Ada hidroponik, kebun vertikal, meja kebun/tanaman, dan sebagainya. Hidroponik adalah metode tanam menggunakan media air, contoh sayur yang bisa ditanam melalui metode ini adalah kubis, seledri, adas, daun bawang putih, daun bawang, serai dan selada. Lalu ada kebun vertikal, anda bisa menggunakan media batako yang disusun ke atas seperti tangga di teras rumah anda. Sedangkan untuk meja kebun adalah menanam di atas pot berkaki (mirip meja) menggunakan media tanah.

Urban farming, kini telah menjadi suatu gaya hidup sehat di perkotaan. Sebab selain penambah nilai keindahan, melakukan urban farming di rumah ternyata mampu meningkatkan kesehatan anda, menjadi lebih hemat untuk belanja pangan, hingga menekan dampak pemanasan global.

Ada lima manfaat pokok dari melakukan urban farming di hunian anda. Pertama, menyegarkan udara yang ada di lingkungan rumah. Kedua, memenuhi kebutuhan pangan, contohnya sayur mayur dan buah-buahan. Ketiga, berkebun di kota telah terbukti mampu menghilangkan stress ketika penat melanda. Keempat, membantu mengurangi laju pemanasan global. Dan kelima, keindahan dekorasi ruangan atau hunian anda.

Mungkin, sebentar lagi urban farming akan menjadi tren di perkotaan besar di Indonesia termasuk di Depok yang pergerakan pembangunannya lumayan pesat mengingat segudang manfaatnya bagi keindahan hunian dan kesehatan penghuninya. Bagaimana, anda tertarik mencoba urban farming? (Siska)

 

 3,839 total views

LEAVE A REPLY