Angin Duduk Jadi ‘Alarm’ di Kota Depok, Begini Gejala dan Penanganannya

0
386

www.depoktren.com–Wali Kota Depok Mohammad Idris pernah mengatakan bahwa mati mendadak atau angin duduk menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup krusial di Kota Depok. Pasalnya penyakit mematikan ini berawal dari kebiasaan buruk yang menyebabkan dampak yang tak main-main, yakni kematian mendadak hanya dalam hitungan menit.

Dr. Santoso Karo Karo MPH, Sp. JP, pakar jantung dari Perkumpulan Dokter Kardiovaskuler Indonesia (PERKI) menjelaskan, bahwa angin duduk ini sebetulnya salah kaprah. “Yang sebetulnya terjadi adalah penyempitan pembuluh darah di jantung atau dalam dunia medis, gejala ini disebut angina pectoris,” tutur Dr. Santoso, Kamis, (23/3/2017).

Angin duduk atau angina merupakan sebuah kondisi yang ditandai dengan nyeri dada akibat otot-otot jantung kurang mendapat pasokan darah. Hal ini terjadi karena adanya penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah dan serangan ‘angin duduk’ ini pun bisa terjadi secara tiba-tiba. Nyeri ini bisa menjalar sampai ke lengan kiri, leher, rahang, dan punggung dengan gejala seperti sesak napas, tubuh terasa lelah, mual, pusing, dan gelisah.

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami angina pectoris yang mengakibatkan kematian mendadak. Faktor-faktor tersebut di antaranya; aktivitas fisik yang berlebihan, timbunan lemak dalam tubuh, kolesterol tinggi, penyakit diabetes, penyakit hipertensi, stres, obesitas, merokok, riwayat, kurang olahraga, dan faktor umur.

Hal yang perlu dilakukan untuk pencegahan ataupun pengobatan bagi yang pernah terkena serangan ini, adalah selalu menjaga pola hidup sehat yakni; konsumsi makanan bergizi yang mengandung banyak serat, batasi konsumsi makanan mengandung lemak jenuh, jangan makan melebihi porsi atau kalori yang dibutuhkan tubuh.

Selain itu, hindari begadang, seimbangkan aktivitas fisik dan istirahat, hindari stres, lakukan penurunan berat badan (bagi penderita obesitas), hindari paparan asap rokok, batasi merokok, batasi konsumsi miras, dan selalu kontrol kadar gula darah bagi penderita diabetes. (Siska/Alodokter)

 458 total views

LEAVE A REPLY