Groundbreaking Apartemen Evencio, Bangun JPO di Margonda

0
882

www.depoktren.com–Fasilitas jembatan penyeberangan orang (JPO) Kota Depok masih minim.‎ Tak terkecuali di di Jalan Margonda Raya sebagai gerbang utama memasuki kota yang beririsan langsung dengan wilayah selatan Jakarta itu. Saat ini Jalan Margonda Raya sepanjang 4.895 km hanya memiliki empat JPO.

Padahal jalan yang merupakan etalase Kota Depok itu setiap harinya padat lalu lintas dan lalu lalang orang, belum lagi di kawasan ini terdapat beberapa kampus-kampus ternama diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma dan beberapa kampus lainnya.

“Hal itulah yang jadi pertimbangan kami untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membangun JPO sekaligus juga berfungsi sebagai Tugu Selamat Datang Kota Depok,” ujar Taufik Hidayat, Direktur Utama PT PP Property Tbk (PPRO) di acara Groundbreaking Apartemen Evenciio Margonda, Depok, Minggu (2/4/2016).

PPRO akan membangun dua tower
apartemen khusus mahasiswa dengan
mengkampanyekan antinarkoba, yakni Apartemen Evenciio Margonda yang terletak persis di pintu gerbang Kota Depok. “Pembangunan JPO ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap hak pejalan kaki terutama mahasiswa sebagai penghuni apartemen kami maupun warga Margonda pada umumnya,” terang Taufik.

Tak ingin melihat kondisi para mahasiswa yang memilih menyeberang jalan kendati berbahaya yang mengharuskan pengendara mesti ekstra hati- hati sebagai pengembang tentu saja tak tinggal diam. “Ketidakamanan menyeberang jalan harus diberi solusi. Terlebih Jalan Margonda mempunyai akses dua arah, keselamatan dan keamanan penyeberangan jalan harus diutamakan dan ditingkatkan,” terang Taufik.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengapresiasi kepedulian PPRO terhadap keselamatan berlalulintas bagi para penguna jalan. “Saya menjadi saksi kepedulian PPRO dengan upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pembangunan JPO. Tentunya saya senang, idealnya ada 12 JPO di jalan Margonda yang merupakan etalase Kota Depok,” tutur Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang melakukan peletakan batu pertama pembangunan JPO yang modern, nyaman dan aman dengan dilengkapi fasilitas tempat berjualan makanan para pedagang kakilima yang di tata rapi dan tertib.

Sebagai apartemen premium mahasiswa, tentu saja Apartemen Evenciio Margonda fokus pada kenyamanan dan keamanan penghuninya, terutama
mencegah kejahatan penyalahgunaan narkoba dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN). “Ini apartemen pertama di Indonesia yang Bebas Narkoba. Mahasiswa sebagai penghuninya akan dibuat nyaman dan aman saat sedang menempuh pendidikan. Para orang tua pun tentu merasa tenang,” tutur Nurjaman, Project Director Evenciio Margonda

Nurjaman, menambahkan setelah sempat membuat brand pemasaran mengejutkan lewat tagline apartemen berkonsep antinarkoba, dan meluncurkan konsep ‘Marketing Drive-Thru’. Pembangunan JPO akan segera direalisasikan sejalan dengan pembangunan Apartemen Evenciio Margonda. Diharapkan pada semester kedua, tahun 2019, apartemen ini dapat diserahterimakan pada penghuni ataupun investor.

“Respon masyarakat untuk memiliki apartemen ini cukup bagus. Angka pemasarannya telah menyentuh 65 persen mulai tipe Studio (25,03 m2), satu kamar (32,21 m2), dua kamar (43,07 m2), tipe dual key (44,16 m2), dan tipe triple key (66,20 m2) yang dilengkapi system digital living dengan harga yang terus menanjak per hari ini,” jelasnya.

Menurut Nurjaman, Apartemen Evenciio Margonda memiliki brand differentiation yang tinggi. Salah satu keunikan yang ditawarkan adalah konsep triple key system, yaitu satu unit dengan tiga kunci. Dengan konsep ini, pembeli Apartemen Evenciio Margonda tipe triple key akan mendapatkan tiga kunci, dimana tiap kamar memiliki kamar mandi sendiri. Dengan konsep ini, pembeli tipe tiga kamar yang berukuran 66,20 m2 dapat menerapkan sewa satu atau dua kamar kepada penghuni lainnya. Jelas, ini sangat menguntungkan bagi pembeli tipe triple key tersebut. (Jamaal)

 1,008 total views

LEAVE A REPLY