Sebanyak 11.241 Keluarga Prasejahtera Terima Rastra

0
349

www.depoktren.com–Bantuan beras sejahtera (rastra) sudah mulai didistribusikan ke sejumlah keluarga prasejahtera di Kota Depok. Tercatat sebanyak 11.241 keluarga prasejahtera telah menerima bantuan rastra, yang penyalurannya langsung melalui kelurahan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Kania Parwanti di Balaikota Depok, Rabu (5/4/2017).

“Pendistribusian beras sejahtera sudah mulai dilakukan sejak bulan Maret. Program ini baru bulan Februari lalu diresmikan, sehingga masih membutuhkan waktu untuk penyalurannya. Masih butuh penyesuaian, karena sebelumnya bantuan disalurkan langsung berupa barang. Tapi, saat ini melalui kartu yang di dalamnya terdapat saldo untuk ditukarkan dengan kebutuhan logistik,” jelas Kania.

Diutarakan Kania, untuk di Kota Depok, keluarga yang akan memperoleh bantuan rastra sebanyak 36.993 keluarga yang terdiri dari 11.241 keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan 25.752 keluarga non-PKH. “Seluruh penerima bantuan sudah diverifikasi dan dinyatakan sebagai keluarga prasejahtera,” terangnya.

Kania mengakui, bantuannya rastra saat ini belum seluruhnya disalurkan, karena masih ada kendala verifikasi data pada kartu. Sedangkan keluarga yang sudah menerima bantuan, adalah anggota PKH yang sebelumnya sudah memiliki kartu sejak 2016 lalu. “Bantuan rastra sudah tersedia di setiap kelurahan, tetapi saat ini kami masih mencocokkan data pada kartu, jadi bantuan belum bisa disalurkan,” tegasnya.

Menurut Kania, hingga kini, sudah terdapat 14.000 kartu dari 25.752 keluarga non-PKH yang telah cocok data administrasinya. Selanjutnya dilakukan penyesuaian kembali agar dapat segera dibagikan ke masyarakat. Penyaluran bantuan rastra akan diberikan jika seluruh kartu sudah sesuai datanya, sehingga bantuan dapat diberikan secara serentak. Adapun saldo yang diberikan pada kartu tersebut setiap bulannya sebanyak Rp 110 ribu. :Dengan bantuan tersebut, keluarga penerima rastra dapat menukarkannya dengan beras dan gula,” tuturnya.

Diungkapkan Kania, warga prasejahtera di Kota Depok kini bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan cara mudah dengan mengajukan bantuan rastra beras ke Dinsos Pemkot Depok di Gedung Dibaleka II, ruang pelayanan lantai 1, Balaikota Depok. “Kami rutin melakukan pembaruan data terkait jumlah masyarakat prasejahtera di Kota Depok. Pembaruan data ini dilakukan agar bantuan rastra tepat sasaran. Begitu pun bagi warga yang belum terdaftar, bisa mengajukan diri untuk selanjutnya dilakukan verifikasi data terlebih dahulu. Selama enam bulan sekali kami update data warga prasejahtera di Kota Depok,” ungkapnya.

Kania memalarkan, untuk pengajuan sebagai warga prasejahtera, masyarakat dapat membuat surat pernyataan. Selanjutnya, diserahkan ke Dinsos Pemkot Depok dengan menyertakan nama dan alamat yang jelas, serta Kartu Keluarga dan KTP asal Depok.

Selanjutnya, Dinsos Pemkot Depok akan melakukan pengecekan data warga tersebut di Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT). Jika data warga belum ada pada PBDT, akan dilakukan pengecekan langsung oleh pihak Dinsos terkait warga tersebut. Kemudian, data akan disampaikan langsung ke pemerintah pusat.

“Kami yang punya kewenangan mengecek, tapi persetujuannya ada di Kementerian Sosial untuk mendapatkan rastra. Jika data sudah disetujui oleh pemerintah pusat, maka warga tersebut dapat segera memperoleh bantuan rastra,” pungkas Kania. (Jamal)

 415 total views

LEAVE A REPLY