Revitalisasi Posyandu Diklaim Mampu Tingkatkan IPM

0
472

www.depoktren.com–Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna memaparkan data capaian kota berkat dilakukannya revitalisasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), salah satunya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai angka 79,11.

“Revitalisasi Posyandu ini telah memberikan kontribusi positif terhadap capaian tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Depok yang saat ini telah mencapai IPM sebesar 79,11 persen,” papar Pradi, Kamis (13/4/2017).

Sedangkan cara mengukur tingkat IPM sebuah kota harus melalui pendekatan tiga dimensi dasar. Dimensi tersebut mencakup umur panjang dan sehat; pengetahuan, dan kehidupan yang layak.

Pertama, pengukuran dimensi kesehatan dari angka harapan hidup. Kedua, mengukur dimensi pengetahuan dengan gabungan indikator angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah. Dan terakhir, mengukur dimensi hidup layak berdasarkan indikator kemampuan daya beli masyarakat yang dipantau dari rata-rata besarnya pengeluaran per kapita.

Ketiga dimensi tersebut, kata Pradi, masing-masing angkanya mengalami peningkatan. “Angka harapan hidup di Depok sebesar 74,10. Sedangkan angka melek huruf sebesar 99,09 persen. Peningkatan lainnya juga terjadi pada angka rata-rata lama sekolah sebesar 11,17 dan indeks daya beli sebesar 661,35,” sebut Pradi.

Ia mengatakan demi menekan angka tunagizi, Pemerintah Kota Depok telah memberikan pelayanan pemulihan gizi di sejumlah Puskesmas di Kota Depok antara lain, Puskesmas Sukmajaya, Tapos, Sawangan, Cimanggis dan Pancoran Mas. Diharapkan dengan begitu Posyandu bisa meningkatkan peran dan manfaat untuk menyejahterakan masyarakat dan menekan angka kekurangan gizi di Kota Depok. (Siska)

 514 total views

LEAVE A REPLY