Warga Sukmajaya Berinovasi Buat Makanan Pasta Alpukat

0
311

www.depoktren.com–Seorang warga Sukmajaya, Kiki Purwanti (23) untuk berinovasi membuat makanan Italia yaitu pasta. Panganan tersebut ditambah buah alpukat yang baik untuk kesehatan.

“Jadi produk kuliner ini bernama Vocasta. Saya terinspirasi dari olahan mie herbal yang sudah lebih dulu muncul baru kemudian aku mencoba untuk mencampurkan dengan buah alpukat,” ujar Kiki, Jumat (05/05/2017).

Menurutnya, ide awal usahanya berawal saat berkuliah di tahun 2015. Kiki bersama dengan teman-temanya mengikuti Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) di Universitas Padjadjaran yang didanai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Saat awal membuka usaha, Kiki mengalami kegagalan. Namun, dirinya tetap mencoba mengembangkan kembali usaha pasta alpukatnya.

“Awal modal usaha sebesar Rp. 83 ribu per peoduksi dan omzet mencapai Rp. 280 ribu per produksi. Jadi, tinggal dikalikan saja berapa kali saya memproduksi pasta alpukat. Lalu modal awal semua dari dana pribadi,” katanya kepada depok.go.id, Jumat (05/05/2017).

Dikatakannya, dengan membuka sistem Pre Order (PO) setiap harinya bisa mendapat 10 hingga 15 pesanan tiap hari. Sistem tersebut dilakukan agar pesanan dimasak saat ada pemesanan. Lebih lanjut, Kiki mengatakan, pemilihan alpukat sebagai campuran pasta, karena buahnya yang bersifat basa sehingga dari tekstur dan rasa juga memungkinkan di kombinasikan dengan saus apapun.

Kiki menuturkan, manfaat pasta alpukat sangat aman dikonsumsi oleh seseorang yang memiliki penyakit maag dan diabetes. Selain itu, sambungnya, dapat membantu pemerintah dalam mengurangi penumpukan terigu di pasaran. Olahan ini juga bisa menjadi alternatif karbohidrat selain nasi yang inovasinya ada pada ekstrak alpukat. Bahan baku pasta yang biasanya berasal terigu dari gandum yang dikeringkan untuk pasta buatanya terbuat dari alpukat dan terigu.

“Pasta kering buatanku bisa bertahan satu minggu dalam kulkas, tetapi kalau sudah dimasak hanya bertahan seharian karena pasta buatanku tanpa pewarna dan pengawet buatan. Sekarang pasta dijual secara online dan juga membuka stand setiap minggu di Taman Merdeka di Kecamatan Sukmajaya,” jelasnya.

Kiki berharap, bisa melebarkan sayap usaha kulinernya, dengan mempunyai stand tetap dan mempunyai karyawan, sehingga setiap pemesanan dapat dilayani setiap hari. Dirinya juga mengajak kepada muda-mudi yang ada di Kota Depok untuk dapat menjadi pengusaha muda.

“Jadi, tidak perlu berharap akan memiliki pendapatan besar, tetapi dengan usaha yang besar pasti akan mendapatkan jalan kesuksesan,” tandasnya. (Risajdin)

 354 total views

LEAVE A REPLY