Jelang Ramadhan, Masih Stabil Harga Sembako di Pasar Agung

0
330

www.depoktren.com–Pedagang daging di Pasar Agung, Ahmad Sugandi mengaku belum ada kenaikan signifikan pada harga dahing sapi jelang Ramadan, Sabtu (6/5/2017). Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok akan melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Biasanya di sejumlah daerah harga sembako pun melambung tinggi jelang Ramadan. Namun harga kebutuhan sembako di Pasar Agung yang berada di Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya masih cenderung stabil. Sejumlah kebutuhan sembako seperti cabai, bawang, ayam dan daging masih belum mengalami kenaikan yang signifikan.

Salah satu pedagang daging di Pasar Agung, Ahmad Suhandi mengatakan, harga daging menjelang Ramadan masih tergolong stabil yaitu Rp. 120 ribu per kilo. Sedangkan untuk persediaan daging sapi terbilang aman.

“Program pemerintah untuk menstabilkan harga cukup berhasil. Untuk beberapa hari ini belum ada kenaikan yang signifikan, jika ada kenaikan sekitar Rp. 10 ribu per kilo saat bulan puasa,” katanya.

Menurut Ahmad, warga Depok lebih menyukai daging sapi lokal yang segar dibanding daging sapi impor beku yang harganya lebih murah. Dirinya berharap, selama puasa hingga Lebaran 2017 tidak ada kelangkaan sapi lokal untuk memenuhi kebutuhan para konsumen tanpa harus ada kenaikan.

Sementara itu, pedagang ayam di Pasar Agung, Murdoko menuturkan, harga ayam bertahan pada kisaran Rp. 40 ribu untuk ukuran 2 kilogram dan Rp. 30 ribu untuk ukuran 1.5 kilogram. “Belum lama naik sekitar Rp. 3000 per kilo, sekarang berangsur turun Rp. 1000 per kilonya. Jadi  harga ayam masih stabil belum ada kenaikan yang berarti,” tuturnya.

Murdoko berharap pemerintah dapat terus menjaga kestabilan harga sembako. Sebab harga sembako yang stabil sangat menguntungkan pedagang dan konsumen.

“Kalau harga stabil kita jualnya enak, jualnya lancar, ke konsumen juga enak, tidak sebentar naik, sebentar turun,” ucapnya.

Dikatakannya, kebanyakan kenaikan harga bukan karena menjelang puasa, melainkan dari agen karena peningkatan permintaan. Murdoko berharap jika ada kenaikan harga, tidak tiba-tiba melesat tinggi hingga membebani konsumen.

Selain itu, pedagang cabai di Pasar Agung, Widyo Sumarno mengaku, harga cabai dan bawang berangsur turun. Untuk harga  cabai rawit awalnya Rp. 50 ribu turun menjadi Rp. 30 ribu per kilo. Kemudian, cabai merah besar dari Rp. 120 ribu per kilo menjadi  Rp. 80 ribu per kilo. Sedangkan untuk harga bawang merah dari Rp. 45 ribu menjadi Rp. 35 ribu.

Adapun, sambung Widyo, apabila ada kenaikan pada bawang putih biasanya senilai Rp. 35 ribu menjadi Rp. 65 ribu. Lalu untuk harga tomat biasanya ada kenaikan dari Rp. 6000 menjadi Rp. 15 ribu. Adanya kenaikan tersebut disebabkan ketersediaan yang kurang. Karena itu, dirinya berharap, pemerintah agar dapat mengambil langkah untuk ketersediaan kebutuhan pokok tersebut.

“Semoga harga tetap stabil dan normal seperti sekarang selama puasa. Supaya konsumen diberikan harga yang terjangkau dan para pedagang lebih mudah dalam menjual dagangan mereka,” tandasnya. (Jamaal)

 372 total views

LEAVE A REPLY