Warga Pondok Jaya Kumpulkan Dana Infak Kemasyarakatan

0
318

www.depoktren.com–Kepedulian warga dan jajaran Kelurahan Pondok Jaya mengumpulkan dana infak tidak hanya berguna bagi urusan peribadatan dan kemasyarakatan. Tapi, juga berguna menolong warga yang sedang kesulitan. Bahkan, saat ini saja sedikitnya tujuh orang warga yang mengidap gangguan jiwa telah berhasil diobati berkat bantuan dana infak tersebut.

“Melalui Gerakan Infak Rame-rame (GIR-R), kami mendanai mereka yang mengidap gangguan jiwa dengan dibawa ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor. Alhamdulillah, saat ini kondisinya membaik dan beberapa sudah menjalankan aktivitas seperti biasa. Bahkan, sudah ada yang rutin mengikuti salat berjemaah,” ujar Lurah Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Suryana Yusup di ruang kerjanya, Rabu (17/05/2017).

Dia menambahkan, program GIR-R merupakan infak yang dikumpulkan masing-masing RT sebesar Rp 50 ribu dan 2,5 persen pendapatan dari masing-masing Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kelurahan Pondok Jaya setiap bulannya. Dana yang terkumpul tersebut, nantinya akan digunakan untuk kegiatan kemasyarakatan. Salah satunya membiayai warga yang memiliki gangguan jiwa tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Pondok Jaya, Maria Ulfah mengatakan, Kelompok Kerja (Pokja) I yang selama ini menjalankan, serta memberikan pelayanan kepada warga yang memiliki gangguan jiwa. Berkat ketekunannya, pasien bisa sembuh seperti sedia kala.

“Pokja I yang selama ini menangani hal tersebut, mulai dari pendataan, membuat jaminan kesehatan ke Dinas Sosial, mengantarkan ke rumah sakit, menyelesaikan administrasi sampai menjemput kembali ketika mereka sembuh. Dananya memang kita ambil dari program GIR-R,” katanya.

Dikatakannya, dengan sembuhnya 7 orang warga tersebut, kini tersisa 5 warga lagi yang belum sembuh, karena untuk merujuknya ke rumah sakit membutuhkan persetujuan pihak keluarga.
“Lima orang lagi sulit kita bawa, karena keluarganya tertutup dan tidak ingin anggota keluarganya dibawa. Tapi, sedang kami usahakan dengan memberikan pengertian. Mudah-mudahan tahun ini bisa kami tangani,” harap Maria. (Meil)

 360 total views

LEAVE A REPLY