Politeknik Negeri Jakarta Buka Program WNBK

0
1722

www.depoktren.com-Sebanyak 5.710 peserta mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)melalui Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN)yang digelar Politeknik Negeri se-Indonesia secara serentak pada Sabtu (20/5/2017).

Kampus PNJ yang berlokasi di Jalan Prof Dr G.A Siwabessy, di lingkungan Kampus UI Depok ini, membuka tujuh jurusan dengan 37 program studi.

Ujian untuk peserta bidang rekayasa atau jurusan IPA dilaksanakan pk 08.00 hingga pk 11.00, dilanjutkan untuk peserta bidang tata niaga atau jurusan IPS, pada pk 12.30 hingga pk 15.30.

Dari 5.710 peserta yang mendaftar hanya 40 persen atau 800 peserta yang akan lolos dari UMPN PNJ gelombang pertama ini.

Dalam penyelenggaraannya, PNJ juga membuka program perkuliahan khusus bagi penyandang disabilitas, dan menjadi satu-satunya politeknik di Indonesia yang membuka program khusus bagi Warga Negara Berkebutuhan Khusus (WNBK). Legalitas program khusus  ini disahkan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No 96/F/0/2013 yang diterbitkan pada 17 April 2013.

Program tersebut adalah D3 Manajemen Pemasaran, dan telah dibuka sejak lima tahun lalu. Adapun kuota yang disediakan adalah satu kelas dengan maksimal jumlah mahasiswa 30 orang.

Menurut Ketua Panitia UMPN PNJ 2017, Fachrurrodin, peserta program khusus ini diseleksi melalui tes tertulis dan wawancara, “Bukan hanya wawancara pribadi, melainkan juga wawancara dengan orangtua calon mahasiswa,” kata Fachrurrodin saat ditemui di Gedung Serba Guna PNJ.

Dia menambahkan, Politeknik Negeri Jakarta akan terus menjaga komitmennya untuk selalu peduli dengan warga negara berkebutuhan khusus, “Semua orang memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan, dan kami akan terus membuka program ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta program WNBK, Adi (19), mengatakan, selain mendapatkan arahan dari seniornya yang sudah lebih dulu mengenyam pendidikan di kampus ini, dirinya masuk ke PNJ lantaran ingin hidup mandiri.

“Saya sudah coba SNMPTN tapi nggak lolos, SBMPTN juga ikut tapi susah banget, saya nggak yakin. Makanya coba disini, apalagi ada senior disini. Semoga bisa diterima, biar saya bisa lebih mandiri lagi,” kata Adi.(A. Fanny Ghasyiyah)

 1,825 total views

LEAVE A REPLY