Pemkot Depok-USAID Jalin Kerja Sama Edukasi Penggunaan Air Tanah

0
484

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan USAID Indonesia menjalin kerja sama dengan menandatangani  Memorandum of Understanding (MoU). Dalam kerja sama selama 5 tahun tersebut, USAID akan membantu Pemkot Depok mengedukasi warga untuk meminimalisir penggunaan air tanah.

“Ini merupakan turunan dari RPJMN untuk akses secara universal, terkait penanganan air limbah dan air bersih se-Indonesia. Depok sengaja dipilih USAID Indonesia karena letaknya yang berdekatan dengan Ibu Kota. Makanya dijadikan salah satu daerah untuk bisa ditargetkan akses universal pada 2019,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, usai melakukan penandatanganan MoU pada kegiatan Visioning Workshop Program Air Limbah dan Air Bersih Kota Depok, di The Margo Hotel, Kamis (13/07/17).

Diutarakan Idris dalam kerja sama tersebut, nantinya USAID Indonesia akan memberikan pendampingan terhadap Pemkot Depok selama lima tahun, yaitu dari 2017-2021. Mohammad Idris menyebut, kondisi saat ini penggunaan air bersih di Kota Depok sudah bagus, tetapi semua diambil dari air tanah.

“Kalau semua gunakan air tanah, nantinya pasti habis dan bahaya mengancam, khususnya bagi ekosistem alam. Saat ini sebanyak 73,58 persen penduduk menggunakan akses aman air minum, untuk masyarakat yang menggunakan air tanah mencapai 83 persen. Bahaya pencemaran atau air tidak layak mencapai 26,48 persen dari jumlah penduduk Kota Depok yang kini sudah mencapai 2,1 juta jiwa,” jelasnya.

Hal tersebutlah yang mendorong Pemkot Depok untuk menciptakan terobosan, strategi maupun inovasi. Agar seluruh masyarakat Kota Depok beralih menggunakan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), untuk menuju target universal 2019 dan SDGs 2030.

“Mudah-mudahan dengan adanya MoU ini, dapat terjadi perbaikan terhadap perilaku kesejahteraan masyarakat Kota Depok. Selain itu, diharapkan akses air dapat terjangkau, berkualitas dan tentunya tidak merusak ekosistem alam,” pungkas Idris. (Meidya)

 484 total views

LEAVE A REPLY