BPN Depok Kejar Target Pembebasan Lahan Tol Cijago

0
745

www.depoktren.com–Untuk mengejar target, proses ganti rugi pembebasan lahan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago ) tahap II terus diupayakan Badan Pertanahan Negara (BPN) Depok bersama Pemerintah Kota. (Pemkot) Depok. 

“Saat ini, berkas ganti rugi sudah berada di BPN Kota Depok, dan sedang dilakukan tahapan verifikasi aset,” ujar Kepala BPN Kota Depok, Almaini di Depok, Senin (17/7/2017).

Almaini mengutarakan, seluruh pihak telah berupaya maksimal dalam melakukan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). 

“Proses ganti rugi pembebasan lahan yang memerlukan waktu cukup lama disebabkan oleh status lahan yang belum jelas, apakah lahan yang dibebaskan merupakan aset milik Pemkot Depok atau bukan,” tuturnya.

Menurut Almaini, tidak ada pihak yang bisa disalahkan dalam proses tersebut, termasuk masyarakat juga tidak bisa disalahkan. “Harus diselidiki secara pasti apakah itu milik pemerintah atau milik warga. Kalau memang bukan, maka tidak perlu membayar ganti rugi. Pemkot Depok juga mengalami kesulitan karena saat pelimpahan aset dari Kabupaten Bogor ke Kota Depok tidak dirinci secara jelas,” terang Almaini .

Dijelaskan Almaini, setelah proses penentuan status aset tersebut telah selesai, selanjutnya dikumpulkan surat sertifikasi tanah milik warga. Setelah terkumpul, pihaknya meneruskan ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk diverifikasi.

“Setelah tahap verifikasi maka diajukanlah dana penggantiannya. Saat ini kita semua juga sedang menunggu. Sebab, dana ganti rugi lahan untuk Tol Cijago tahap II berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), jadi wewenangnya Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Dia berharap, agar proses ganti rugi pembebasan lahan Tol Cijago tahap II bisa segera terselesaikan. Almaini meminta warga pemilik lahan untuk lebih bersabar lagi dalam menunggu proses pembebasan lahan tersebut.

“Kami dan pemerintah sudah berupaya semaksimal mungkin. Saya pribadi juga ingin secepatnya dana itu bisa turun, tetapi kita semua memang harus menghargai proses yang ada,” pungkas Almaini. (Supri)

 745 total views

LEAVE A REPLY