Upah Padat Karya Industri Garmen di Depok Belum Ditetapkan 

0
392

www.depoktren.com–Upah padat karya industri garmen di Depok untuk tahun 2017 belum ditetapkan. Penetapan tersebut menunggu keputusan Gubernur Jawa Barat (Jabar) dengan mempertimbangkan berbagai masukan pihak terkait, termasuk organisasi pengusaha dan serikat pekerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Diah Sadiah menegaskan, Kota Depok belum menerima SK Gubernur Jabar tentang penetapan upah padat karya industri garmen tahun 2017. “Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tidak menetapkan upah padat karya garmen,” tegas Diah, Selasa (18/7/2017).

Diah mengatakan yang memiliki wewenang menetapkan adalah gubernur. Pemkot Depok hanya merekomendasikan hasil kesepakatan Apindo dengan serikat pekerja kepada gubernur. “Belum ada penetapan upah padat karya industri garmen di Kota Depok untuk tahun 2017. Yang berwenang menetapkan adalah gubernur,” tegas Diah.

Dia juga menegaskan, upah padat karya garmen untuk Kota Depok pernah ditetapkan pada tahun 2015 dan 2016. Pada tahun 2015, berdasarkan SK Gubernur upah padat karya garmen di Depok ditetapkan sebesar Rp 2,4 juta.

Pada 2016, upah padat karya garmen di Kota Depok ditetapkan naik oleh SK Gubernur sebesar Rp 2,7 juta. “Penetapan upah padat karya garmen di Kota Depok selalu menyesuaikan dengan survei hidup layak di Kota Depok,” terang Diah.

Diah juga meluruskan, kabar tentang upah padat karya garmen di Kota Depok yang disebutkan sebesar Rp 1,4 juta adalah tidak benar. Meskipun pada tahun 2017 belum ditetapkan, tren yang terjadi adalah upah padat karya garmen di Depok selalu meningkat. “Tahun lalu sudah Rp 2,7 juta, sehingga tidak benar ada upah padat karya garmen sebesar Rp 1,4 juta,” bantahnya. (Meidya)

 392 total views

LEAVE A REPLY