Akses Air Bersih, PDAM Dukung Pemkot Depok Gandeng USAID

0
1489

www.depoktren.com–Upaya pemerataan akses sanitasi dan perilaku higienis adil dan merata, ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan The United States Agency for International Development (USAID) Indonesia dengan menjalin kerjasama. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta siap mendukung upaya tersebut, melalui penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dari PDAM Tirta Asasta.

“Kami siap wujudkan target akses sektor air bersih yang dicanangkan Pemkot Depok. PDAM Tirta Asasta sebagai penyedia air minum siap untuk mendampingi penyediaan SDM,” kata Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Ee Sulaeman, Rabu (19/7/2017).

Terkait pendampingan, lanjutnya, nantinya PDAM Tirta Asasta bersama USAID akan menjalankan sekitar lima program non fisik. Antara lain pendampingan dalam peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Legong dan Citayam, Pembuatan Geographic Information System (GIS), serta pendampingan mengenai permasalahan penurunan kehilangan air akibat kebocoran.

“Terakhir, USAID juga akan dampingi PDAM dalam mengedukasi air bersih kepada masyarakat, tujuannya agar masyarakat dapat mengunakan air PDAM Tirta Asasta,” ujarnya.

Dikatakannya, program pendampingan yang diberikan USAID sejalan dengan peningkatan layanan kepada masyarakat dari PDAM Tirta Asasta. Pihaknya mempunyai SDM dan sumber air yang siap mewujudkan pencapaian target untuk Akses Universal 2019, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok dan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. 

“Jika semua program sudah terealisasi tentu manfaat besar akan dirasakan masyarakat,” katanya.

Ee Sulaeman menambahkan, peningkatan jasa konsultan yang dilakukan pasti menggunakan biaya. Dengan adanya kerjasama dengan USAID, tentu PDAM Tirta Asasta hanya tinggal menjalankan hasil kajian dari USAID.

“Kerjasama ini karena Pemkot Depok yang secara aktif merespon baik. Kami berharap dengan pendampingan ini membuat akses air dapat terjangkau, sehat dan aman bagi ekosistem alam,” tutupnya. (Supri)

 1,490 total views

LEAVE A REPLY