Dinsos Depok Salurkan Santunan Kematian ke 535 Ahli Waris

0
606

www.depoktren.com–Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok kembali menyalurkan santunan kematian tahap kedua bagi warga prasejahtera di Kota Depok. Pencairan kali ini diserahkan langsung kepada 535 ahli waris, masing-masing sebesar Rp 2 juta yang pencairannya sejak Senin, 17 Juli hingga Selasa 25 Juli 2017.

“Ahli waris nanti mendapatkan cek dari Badan Keuangan Daerah (BKD), dan bisa melakukan pencairan di Bank BJB,” kata Kadinsos Kota Depok, Ahmad Kafrawi di Balai Kota Depok, Kamis (20/7/2017).

Kafrawi menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Wali Kota Tanggal 29 Mei 2017 Nomor 903/203/kpts/dinsos/Huk/2017 tentang penetapan penerimaan bantuan sosial yang tidak terencana dalam program santunan kematian. “Tidak ada perubahan mekanisme dan persyaratan untuk mendapatkan layanan ini. Semua persayaratan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Diutarakan Kafrawi, apabila yang mengajukan santunan kematian tidak memiliki persyaratan minimal KTP, pihaknya akan melihat nomor induk keluarga. “Kalau nama dia ada di Panduan Data Basis Terpadu (PDBT) sebagai orang miskin, bisa kita cairkan santunan kematiannya,” terangnya.

Menurut Kafrawi, penyeleksian dilakukan tenaga sosial kecamatan dan tim verifikasi dari masing-masing kelurahan. Meskipun begitu, verifikasi yang dilakukan benar-benar valid sehingga santunan tepat sasaran. “Tidak ada seleksi, kami tinggal terima sejumlah berkas yang diberikan dari kelurahan,” tegas Kafrawi.

Kafrawi menuturkan, pencairan santunan kematian harus diambil oleh ahli waris yang bersangkutan. “Jika pada jadwal yang sudah ditentukan ahli waris tidak bisa datang, maka ahli waris bisa mengambil di hari terakhir sehingga tidak mengganggu jadwal yang lain,” tuturnya.

Salah seorang penerima santunan kemantian, Sunarsih (40) mengucapkan, terima kasih atas diberikannya santunan kematian. “Dalam proses pengajuannya sangat dibantu pihak kelurahan dan tanpa keluar biaya sepeserpun,” ungkap warga Kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos ini.

Sunarsih berencana menggunakan uang tersebut untuk memperbaiki makam anaknya. Sedangkan jika ada sisa, akan digunakannya untuk kebutuhan sehari hari. “Insya Allah uangnya akan dipergunakan sebaik mungkin,” tandasnya. (Meidya)

 607 total views

LEAVE A REPLY