Kecamatan Sukmajaya Intensif kan Program Kelurahan Layak Anak

0
453

www.depoktren.com–Kecamatan Sukmajaya terus intensifkan program Depok Layak Anak agar dapat diwujudkan hingga tingkat kelurahan. Jika sebelumnya sosialisasi Kelurahan Layak Anak (KLA) secara intensif dilakukan di Kelurahan Mekarjaya dan Baktijaya, kini sosialisasi serupa kembali digiatkan di Kelurahan Tirtajaya.

Camat Sukmajaya, Taufan Abdul Fatah mengatakan, sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada para kader cara mewujudkan Kelurahan Layak Anak terkait hal-hal yang lebih teknis. “Nanti bentukannya baik Pokja atau organisasi kelembagaan apa pun, agar kader bisa lebih paham langkah demi langkahnya,” kata Taufan usai membuka sosialisasi, Selasa (25/7/17).

Taufan menyadari, mewujudkan Kelurahan Layak Anak tidak bisa dari pihak kecamatan sendiri. Tapi, perlu dukungan dinas-dinas terkait agar percepatan program tersebut bisa terwujud. Seperti menggandeng Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapplitbangda) dan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK).

Sementara itu, Lurah Tirtajaya, Ayi Mukarom, menyambut baik sosialiasi program KLA ini. Bahkan, pihaknya siap mendukung program tersebut untuk diwujudkan hingga  tingkat bawah yaitu RT/RW Ramah Anak.

“Ya, ini program unggulan Pak Wali Kota, tentu kami dukung. Karena bagaimanapun juga manfaatnya akan kembali ke kita, termasuk tumbuh kembang anak-anak di masa depan,” tuturnya.

Langkah prioritas yang akan dilaksanakan, jelas Ayi, yaitu membentuk kepengurusan program di tingkat kelurahan. Ia menargetkan di akhir tahun sudah ada RW Ramah Anak sebagai percontohan untuk daerah lainnya.

“Target kami satu tahun satu RW. Kalau kita lihat, sementara ini yang lebih siap untuk menjadi RW Ramah Anak, RW 07. Karena mereka sudah ada beberapa prasarana yang menunjang.” imbuhnya.

Selain mengadakan pojok ruang bermain, Lurah Tirtajaya juga berkomitmen untuk memberikan perhatian kepada kelompok konseling remaja. Adapun perhatian yang diberikan pihaknya, berupa pendampingan keagamaan agar remaja memiliki fondasi agama yang kokoh.

“Selama ini beberapa forum konseling remaja sudah berjalan. Tinggal kita dorong dari sisi agama, mengundang ustaz, agar remaja-remaja kita tumbuh dengan keimanan yang kuat,” tutupnya. (Meidya)

 454 total views

LEAVE A REPLY