Disdukcapil Depok Bertekad Percepat Pelayanan Akta Kelahiran dan E-KTP

0
603

www.depoktren.com–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok gencar melakukan pelayanan akta kelahiran dan e-KTP dengan menerapkan sistem jemput bola. 

“Dengan sistem tersebut, diharapkan masyarakat akan lebih mudah mengurus administrasi yang dibutuhkan, karena pelayanan sudah bisa dilakukan di kecamatan dan kelurahan,” harap Sekretaris Disdukcapil Kota Depok, Ery Sumantri di Balai Kota Depok, Jumat (28/7/2017).

Ery mengatakan, pihaknya sangat serius dalam percepatan pelayanan guna meningkatkan cakupan kepemilikan akta kelahiran dan e-KTP. Percepatan yang dilakukan di antaranya mengadakan pelayanan setiap hari Sabtu di kecamatan dan setiap Kamis di kelurahan.

“Percepatan lainnya yang dilakukan yakni dengan mengadakan sosialisasi ke masyarakat di 11 kecamatan se-Kota Depok. Kami berharap masyarakat mengetahui informasi dan memiliki kesadaran dalam pembuatan pengurusaan akta kelahiran, e-KTP, hingga pembuatan akta kematian. Saat ini tidak boleh ada warga negara yang tidak mempunyai akta kelahiran, dan e-KTP,” jelas Ery. 

Mengenai kekosongan blangko e-KTP, Ery mengungkapkan pihaknya telah menerima 40 ribu blangko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri. “Kami telah menerima e-KTP secara bertahap sejak 10 April hingga 26 April 2017. Pertama diberikan 10 ribu, lalu berikutnya kami menerima 30 ribu blangko e-KTP dari Kemendagri,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Depok, Jaka Susanta menambahkan, distribusi e-KTP memang sempat terkendala karena pemerintah pusat gagal melakukan lelang blangko pada akhir 2016 dan awal 2017 lalu. Pada April 2017, pengadaan blangko e-KTP berhasil dilelang sebanyak tujuh juta keping.

“Jumlah blangko yang diajukan Pemkot Depok sebanyak 140 ribu keping. Jumlah tersebut sesuai dengan total warga yang mengajukan pembuatan e-KTP, baik perekaman baru, rusak, hilang dan mengganti alamat di Depok,” tutur Jaka.

Menurut Jaka, Kemendagri belum bisa memenuhi permintaan blangko yang diminta Pemkot Depok, karena jumlahnya terbatas. “Tapi, Depok termasuk yang mendapatkan alokasi blanko e-KTP cukup banyak saat ini dibandingkan kota lainnya di Indonesia,” terangnya.

Dijelaskan Jaka, prioritas blangko e-KTP yang saat ini ada diprioritaskan bagi warga yang telah melakukan perekaman sejak Oktober 2016. Total ada 51 ribu warga yang telah melakukan perekaman baru e-KTP. “Bagi yang rusak dan hilang, ingin diganti mohon bersabar,” imbuhnya. (Meidya)

 604 total views

LEAVE A REPLY