Uji Coba SSA, Durasi traffic Light di Depok Diatur Ulang

0
543

www.depoktren.com–Uji coba penerapan Sistem Satu Arah (SSA) yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang dimulai 29 Juli 2017 cukup efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah titik. Memasuki hari ketiga, Dinas Perhubungan (Dishub) Depok maksimalkan pengelolaan traffic light (lampu lalu lintas) di sejumlah titik penerapan SSA.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan, penerapan uji coba SSA hari ketiga sudah lebih dimaksimalkan pada pengelolaan traffic light. Agar penerapan SSA lebih optimal, pihaknya mengatur ulang durasi lampu merah dan hijau di beberapa titik.

“Karena wilayah Sawangan dan Jalan Dewi Sartika jadi lebih lancar, kendaraan menjadi ramai merayap di Jalan Margonda. Karena itu, kami mengatur durasi lampu hijau di Jalan Margonda ke arah Jakarta menjadi lebih lama,” tutur Gandara, Senin (31/7/2017).

Begitu pula untuk Jalan Arief Rahman Hakim, lanjut Gandara, terpasang traffic light bagi kendaraan yang akan belok ke kanan. Kemudian, di Jalan Nusantara juga terdapat traffic light bagi kendaraan yang akan belok kiri ke Jalan Dewi Sartika.

“Kami atur pada sejumlah titik, sehingga di jalur yang lebih banyak kendaraan tidak tertahan terlalu lama di lampu merah dan akhirnya terjadi penumpukan kendaraan,” jelasnya.

Gandara menuturkan, hari ketiga uji coba SSA, Dishub tetap melakukan penjagaan untuk membantu mengatur lalu lintas. “Saat pagi biasanya ada penumpukan kendaraan di daerah Mampang, Cakra Buana, dan Sengon. Tetapi, sekarang sudah relatif lancar,” katanya.

Lebih lanjut, ucap Gandara, meski sudah memasuki hari ketiga, Dishub harus tetap melakukan pemantauan untuk pergerakan kendaraan. Hal tersebut dikarenakan adanya perbedaan antara hari kerja dengan akhir pekan.

“Pergerakan warga antara hari kerja dengan libur akhir pekan tentu berbeda, sehingga kami masih terus memantau dan menganalisa bagaimana penerapan SSA di hari kerja. Alhamdulillah, dari Senin pagi kami pantau masih lancar,” terangnya.

Gandara menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok terkait bagian jalan yang bisa dimaksimalkan penggunaannya. Langkah tersebut guna memperluas jalan sebagai solusi jangka pendek yang bisa dilakukan.

“Misalnya di belokan Jalan Dewi Sartika ke arah Margonda, ada lubang di pinggiran jalan yang kami minta untuk ditutup agar bisa dilalui oleh kendaraan,” pungkasnya. (Meidya)

 543 total views

LEAVE A REPLY