Katanya Depok Kota Religius, Tapi Sekolah MTsN Tak Diperhatikan, Siswanya Masih Belajar Dilantai

0
1630

www.depoktren.com–Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo didampingi Wakil Ketua Komisi D dan dewan guru MTsN Cimanggis menyaksikan langsung puluhan siswa yang belajar di lantai di ruang kelas sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Cimanggis, Kecamatan Cilodong, Depok, Senin (14/8/2017).

Miris melihatnya, lebih dari 60 siswa kelas IX harus belajar di lantai lantaran tidak adanya meja maupun kursi yang dimiliki sekolah MTsN itu yang merupakan satu-satunya MTsN di Depok.

“Ada enam kelas, cuma dua kelas ini belum ada meja maupun kursinya. Satu kelas ada sekitar 33 siswa, jadi dua kelas ini ada 66 siswa yang belajar di lantai,” ujar Ridwan, Kepala TU MTsN Cimanggis, Senin (14/8/2017).

Menurut Ridwan, pihak sekolah sudah pernah mengusulkan bantuan atas kekurangan meja dan kursi belajar, namun pihaknya tidak mengerti kenapa usulan itu belum direalisasikan apakah jalurnya yang salah atau seperti apa.

“Para siswa belajar di lantai dari mulai masuk pukul 07.00 sampai pukul 14.15 WIB. Kondisi ini berlangsung sudah setahun lalu.l,” terang Ridwan.

Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo yang datang langsung ke sekolah tersebut nyaris tidak bisa berkata-kata. Dirinya mengaku sangat prihatin di usia Depok yang 18 tahun masih ada siswa yang belajar di lantai.

“Sangat prihatin melihatnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok harus turun tangan, jangan beranggapan kalau ini tanggungjawab Kementerian Agama (Kemenag), jangan lepas tangan, harus segera ambil tindakkan,” tegas Hendrik.

Hendrik yang didampingi oleh Wakil Ketua Komisi D DPRD Depok, Sahat Farida Berlian menjelaskan, Pemkot Depok harus segera menyiapkan sarana dan prasarana sekolah. Terlebih, lagi sekolah tersebut merupakan satu-satunya MTs Negeri yang ada di Depok. (Meidya)

 1,633 total views

LEAVE A REPLY