Pedagang Hewan Kurban di Depok Diimbau Tidak Gunakan Fasum

0
468

www.depoktren.com–Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok mengimbau pedagang hewan kurban musiman untuk tidak berjualan di lahan fasilitas umum (fasum) seperti jalan dan trotoar milik pemerintah. Camat dan lurah juga diminta ikut mengawasi kegiatan jual beli hewan kurban, agar fasum di Kota Depok tetap terjaga dari aktivitas jual beli hewan kurban tersebut.

“Kami sudah mengimbau camat dan lurah untuk mengawasi pedagang hewan kurban yang menggunakan fasum seperti trotoar, bahu jalan maupun fasilitas lainnya yang dirasa dapat mengganggu kenyamanan dan keterriban pengguna jalan lainnya,” ujar Kepala DKPPP Farah Mulyati di ruang kerjanya, Selasa (22/8/2017).

Dikatakan Farah, imbauan ini dilakukan mengingat camat dan lurah yang bewenang atas wilayah masing-masing. Diharapkan para pamong tersebut bisa ikut mengawasi dan menjaga ketertiban dalam proses jual beli hewan kurban.

“Kami minta kerja sama camat dan lurah dalam melokalisir tempat penjualan maupun lapak hewan kurban dengan tetap memperhatikan kebersihan, ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing. Karena limbah dan bau kotoran yang ditimbulkan dari lapak tersebut dapat mengganggu masyarakat lainnya,” ucapnya.

Farah berharap, imbauan tersebut dapat diteruskan kepada pedagang dan masyarakat, agar pedagang juga bisa menaati peraturan daerah yang berlaku. Terlebih, Kota Depok baru saja mendapatkan Piala Adipura.

“Kita juga harus memikiran dampak-dampak yang ditimbulkan. Jangan hanya memikirkan keuntungan semata, tapi juga pikirkan dampak lainnya. Mudah-mudahan para pedagang bisa patuh terhadap peraturan yang diberikan,” terang Farah.

Lurah Cipayung, Herman mengaku siap mendukung peraturan yang telah ditetapkan. Pihaknya juga dalam waktu dekat akan turun ke lapangan untuk meninjau pedagang-pedagang hewan kurban yang tersebar di Kelurahan Cipayung.

“Kami akan meninjau lapak-lapak pedagang. Kalau memang kami menemukan pedagang yang melanggar aturan, maka akan kami beri teguran. Kalau tidak diindahkan juga, kami akan gandeng Satpol PP untuk mengatasi hal tersebut,” tegasnya. (Supri)

 467 total views

LEAVE A REPLY