Petani Depok akan Dibantu Pasarkan Produk Secara Online

0
397

www.depoktren.com–Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok terus memfasilitasi petani untuk tetap bisa eksis. Selain membantu memasarkan lewat cara konvensional seperti menggelar kegiatan Pasar Tani, petani juga dibantu memasarkan produknya lewat media online sehingga cakupan pemasarannya menjadi lebih luas lagi.

Beberapa produk yang telah merambah pasar online tersebut antara lain, produk ikan olahan, keripik tempe, dodol hingga produk olahan pertanian lainnya. Untuk membantu mengakses marketplace online tersebut, DKPPP Kota Depok telah bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kerja sama difokuskan berupa pemberian pelatihan pemasaran produk melalui media online.

“Selain memberikan pelatihan, kami juga mendata UMKM yang ada untuk kami bantu pasarkan produknya melalui online. Kami juga menggandeng salah satu marketplace untuk mempermudah para UMKM yang terdata dalam memasarkan produknya,” ujar Kepala Bidang Perikanan DKPPP Kota Depok, Ita Wilda, usai kegiatan pelatihan pemasaran produk di Aula Perpustakaan Kota Depok, Senin (21/8/2017).

Dikatakannya, untuk mengembangkan sebuah produk, tidak selalu melalui satu sarana promosi saja. Tapi, para UMKM dituntut untuk melihat peluang-peluang yang ada, salah satunya melalui media online.

“Kami sudah memfasilitasi Pasar Tani untuk UMKM maupun Gapoktan yang ada, nah saat ini mereka mulai kita arahkan untuk memanfaatkan media online. Walaupun memang sudah ada sebagian yang menggunakan sistem ini, mudah-mudahan semua UMKM bisa menguasai. Karena sistem online sangat menjanjikan dalam hal pemasaran, apalagi di era digital saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Subdit Promosi Dirjen Pemasaran KKP, Erwin Dwiyana mengatakan, media online mempunyai beberapa keuntungan, salah satunya dapat meningkatkan segmen pasar serta memperpendek rantai distribusi dan memperluas jaringan.

“Selama ini kan biasanya promosi menggunakan pasar konvensional, sehingga segmennya terbatas. Nah, kami punya misi bagaimana mengangat UMKM dari sisi skalanya, caranya dengan media online. Pasar inilah yang menjadi salah satu lokomotif penggeraknya,” ucap Erwin.

Dirinya berharap, UMKM dapat melihat peluang pemasaran produk usaha. Tidak hanya konvensional, tetapi juga harus mengarah ke sistem yang lebih modern.

“Kita buka akses sebagai alternatif, supaya produknya dikenal oleh masyarakat luas. UMKM juga bisa bertemu dengan mitra bisnis, maupun pemasar melalui media online. Mudah-mudahan target 2.000 UMKM sejabodetabek yang bergabung di Marketplacedapat terwujud,” pungkasnya. (Meidya)

 397 total views

LEAVE A REPLY