Kepala SMAN 1 Depok Ajak Komite Lebih Bersinergi

0
1064

www.depoktren.com-Kepala SMA Negeri 1 Depok, Supyana, mengajak pengurus Komite Smansa untuk lebih semangat dan bersinergi dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah ini.

Hal itu disampaikan Supyana saat melakukan silaturahmi dengan sejumlah pengurus Komite Smansa di Kafe Oey, Hotel Fave, Jalan Margonda Raya, Selasa (22/8) malam.

“Upaya memajukan sekolah bukan tugasnya kepala sekolah saja, tetapi juga harus ditopang oleh kinerja semua elemen sekolah, termasuk peran aktif komite dan para orangtua siswa,” ujar pria asal Subang, Jawa Barat ini.

Supyana merupakan Kepsek baru di Smansa, tapi dirinya mengaku bukan ‘orang baru’ di sekolah itu. Dia pernah menjadi guru dan wakil kepsek bidang kurikulum. Lantaran itu mantan Kepala SMAN 9 Depok ini sangat hapal kondisi Smansa, termasuk personel guru dan para stafnya.

“Alhamdulilah saya kembali lagi ke Smansa, banyak cerita dan kenangan di sekolah ini. InsyaAllah saya dapat menciptakan iklim sekolah yang lebih nyaman dan kondusif, dan mampu meningkatkan standar pendidikan nasional di sekolah ini,” kata Supyana.

Disebukan Supyana, standar pendidikan yang dimaksud adalah standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana/prasarana, standar pembiayaan, dan standar penilaian.

Sekolah ini (Smansa) sudah sejak lama memenuhi standar nasional, dan kita akan terus berupaya meningkatkan agar Smansa selalu menjadi sekolah di Indonesia yang bermutu dan berkualitas,” papar Supyana.

Pada kesempatan itu pengurus Komite Smansa yang diwakili Agus Murdioto menyampaikan rencana pergantian kepengurusan, karena masa baktinya akan berakhir pada Desember 2017 mendatang.

“Mengingat pak Supyana masih disibukkan dengan pembenahan internal sekolah, kami baru bisa bersilaturahmi saat ini, sekaligus menyampaikan rencana pembentukan kepengurusan komite yang baru,” kata Agus Murdioto yang didampingi anggota komite lainnya yaitu Tito Latif, Edwy Yunanto, Amiruddin, Agus Asatar, dan Hayati.

Supyana merespons positif rencana tersebut, dan secara khusus dia mengingatkan agar mekanisme pembentukan kepengurusannya mengacu aturan perundang-undangan di antaranya melibatkan tokoh masyarakat, orangtua atau wali murid, dan pemerhati pendidikan.

“Siapapun pengurusnya diharapkan dapat menjadi mitra yang baik dengan pihak sekolah, karena komite sekolah adalah wadah yang mandiri, profesional dan berintegritas,” demikian Supyana.(amr)

 1,065 total views

LEAVE A REPLY