Pemkot Depok Kendali Inflasi dengan Intervensi Harga Pangan 

0
355

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok serius menghadapi inflasi yang terjadi di Kota Depok. Dengan angka inflasi sebesar 3,38 persen atau lebih tinggi dari inflasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang sebesar 2,66 persen.

Pemkot Depok mengambil inisiatif intervensi harga barang di pasar agar laju inflasi bisa ditekan. “Berdasarkan informasi harga pangan (e-priangan), portal yang dikelola Bank Indonesia (BI), ternyata Depok memiliki inflasi yang cukup besar, bahkan di atas Provinsi Jabar,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, di Balai Kota Depok, Rabu (20/9/2017).

Idris mengutarakan, Pemkot Depok akan melakukan sejumlah evaluasi, termasuk melakukan rekayasa dan intervensi harga melalui penyelenggaraan pasar murah. Tujuannya untuk mengendalikan harga dan pasokan sejumlah barang bahan pokok.

“Beras dan cabai menjadi dua barang yang memiliki andil terhadap inflasi di Kota Depok. Melalui dinas terkait, akan dilakukan investigasi yang menjadi penyebab inflasi tersebut. Misalkan, apa yang sebenarnya menjadi faktor penyebab tingginya inflasi beras atau cabai. Apakah tingginya harga, minimnya pasokan, regulasi, atau ada faktor lainnya,” jelas Idris.

Idris mengklaim stok beras masih terkendali. Pihaknya menjalin kerja sama dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Juga mendatangkan beras lokal dari Kabupaten Cianjur, sehingga harganya relatif stabil.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat, Wiwik Sisto Widayat menjelaskan, hingga akhir 2017 masih ada kesempatan untuk menurunkan inflasi. Meski tetap harus waspada, pasalnya pada bulan November dan Desember, terdapat hari-hari besar.

Karena itu, dalam rakor tadi, disajikan beberapa presentasi dari sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta. Hal tersebut sebagai bahan komparasi bagi Pemkot Depok, mengingat kondisi Depok persis dengan Jakarta. Yaitu tidak memiliki lahan dan produk pertanian. “Akan tetapi Jakarta mampu menjaga inflasi dengan baik. Kami harapkan ada pelajaran dan tindak lanjut dari pertemuan tersebut,” pungkas Wiwik. (Meidya)

 355 total views

LEAVE A REPLY