Disdagin Depok Latih 30 Pelaku Usaha Otomotif

0
587

www.depoktren.com—-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok mengelar kegiatan pelatihan perbengkelan kepada 30 pelaku usaha perbengkelan jenis kendaraan roda dua di ruang Anthurium I Gedung Wisma Hijau, Kecamatan Cimanggis, Senin (25/9). “Hal ini untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha perbengkelan (otomotif),” kata Kepala Bidang Perindustrian Disdagin Kota Depok, Martinho Vaz.

Martinho mengatakan, kegiatan pelatihan yang bekerja sama dengan Institut Mekanik Motor Indonesia (IMMI) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pelaku usaha perbengkelan, khususnya roda dua. Di mana kegiatan pelatihan tersebut akan berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 25 sampai 30 September 2017.

“Peserta ini merupakan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) online tahun 2016 yang terdiri dari Kelurahan Pondok Terong 17 orang, Kelurahan Jatimulya 8 orang, Pondok Petir tiga orang, dan Kelurahan Beji dua orang,” terangnya.

Instruktur pelatihan, Valentino mengatakan, tahapan dalam pelatihan tersebut meliputi teori dan praktik terkait perbaikan atau service kendaraan roda dua, baik injeksi maupun matik. Pelatihan selama lima hari tersebut, kata Valentino, akan disertai dengan evaluasi untuk melihat perkembangan kemampuan para peserta selama pelatihan.

“Materi yang akan dipelajari meliputi materi dasar sistem kerja motor empat tak dan dua tak, baik matik maupun injeksi seperti kelistrikan, karburator, suspensi, cara membersihkan, injektor, dan perakitan. Nantinya, kita juga ada evaluasi tertulis untuk mengetahui sejauh mana materi yang diserap oleh para peserta,” jelasnya.

Dia berharap melalui pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan, serta kemampuan para pelaku usaha sesuai dengan perkembangan teknologi. Khususnya di bidang kendaraan bermotor, sehingga nantinya bisa diimplementasikan guna meningkatkan kemajuan usaha.

“Kita harapkan dengan pelatihan ini mereka bisa mengetahui lebih detail mengenai seluk beluk motor, sistem kerja motor,  serta bagaimana cara memmperbaikinya, sehingga nantinya bisa diterapkan. Jadi, bukan hanya sekadar bongkar pasang,” harap Valentino. (Meidya)

 587 total views

LEAVE A REPLY