Divif-1 Kostrad Depok, Gelar Nobar film G30S/PKI

0
553

www.depoktren.com– Divisi Infanteri (Divif)-1 Kostrad, menggelar acara nonton bareng (nobar) film G30S/PKI.  Kegiatan yang berlangsung di lapangan Markas Brigif PR-17, Divif-1 Kostrad, Depok tersebut dihadiri oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris beserta Panglima Divif-1 Kostrad Mayjen TNI Ainurrahman.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pemutaran film G 30S/PKI merupakan  inovasi pada era reformasi untuk mengingatkan ke masyarakat bahwa bangsa Indonesia pernah memiliki sejarah kelam terkait penyebaran paham komunisme serta pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Karena itu, film tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi bangsa Indonesia agar tidak membiarkan paham komunisme kembali tumbuh dan berkembang.

“Jangan sampai kita terperosok kedalam satu lubang untuk kedua kalinya dari penghianatan terhadap bangsa. Serta terhadap ideologi Pancasila yang sudah menjadi komitmen negara dan bangsa kita ini,” kata Idris, Sabtu (30/9/2017).

Idris menuturkan, dirinya memberikan dukungan agar pemutaran film G30S/PKI tersebut terus dilakukan. Sehingga, para generasi penerus bangsa yang ikut menonton pemutaran film dapat mengetahui serta memahami rantai sejarah bangsa yang berkaitan dengan paham komunisme.

“Hal ini bertujuan agar mereka bisa mengambil sebuah pelajaran yang sangat berharga dalam kehidupan berbangsa,” tuturnya.

Terkait adanya usulan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo terhadap pembuatan kembali film G30S/PKI, Mohammad Idris menjelaskan hal tersebut bisa saja terjadi. Terlebih, saat ini banyak terdapat para sejarawan, pakar perfilman dan teknologi yang ada di Indonesia.

“Tentu sah-sah saja, jika sudah disepakati oleh pakar-pakar tadi apa yang perlu direvisi dan yang dipertahankan dan akan diihat bagaimana hasilnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, sebagai komponen bangsa, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok siap mendukung untuk mewujudkan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Hal itu dapat diwujudkan dengan menjadikan keluarga sebagai basis terkuat dalam pelaksanaannya.

Menurut Idris,, untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang bertepatan pada 1 Oktober mendatang, Wali Kota Depok telah mengeluarkan Surat Edaran No. 900/0471/Kesbangpol/IX/2017 tentang Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2017.

Melalui Surat Edaran tersebut, Pemkot Depok meminta kepada seluruh pihak untuk memperhatikan pedoman penyelenggaraan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2017.

“Diantaranya, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 tentang penetapan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila,” ucapnya.

Dia menambahkan, pada tanggal 1 Oktober 2017, dilaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara sederhana dan khidmat. Serta, pada tanggal 30 September agar dapat melakukan pengibaran bendera setengah tiang.

“Kemudian tanggal 1 Oktober agar dapat mengibarkan bendera satu tiang penuh di kantor, sekolah, dan rumah warga yang ada di Kota Depok,” tandasnya. (Meidya)

 553 total views

LEAVE A REPLY