Imigrasi Depok Inovasi Layanan, Kirim Paspor Lewat Pos

0
785

www.depoktren.com–Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Kota Depok terus melakukan berbagai inovasi pelayanan baik itu di internal maupun dengan bekerja sama dengan pihak luar. Salah satunya dengan menjalin sinergitas dengan PT. Pos Indonesia cabang Kota Depok terkait pembayaran dan mekanisme pengantaran dokumen paspor ke rumah warga melalui layanan pos.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat, yang dirasakan sulit akan dipermudah,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Depok Dadan Gunawan, Jumat (6/10/2017).

Dadan mengutarakan, pada beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Pos Indonesia terkait layanan terintegrasi tersebut.

Melalui layanan ini, pihaknya ingin memberikan kemudahan bagi warga Depok yang memiliki keterbatasan waktu.

“Tujuan dari MoU dengan PT. Pos Indonesia itu adalah untuk mempermudah masyarakat Kota Depok terutama bagi mereka yang bekerja dan minim memiliki waktu untuk datang ke kantor kami mengambil dokumen paspornya yang telah selesai dicetak dan akan kami kirimkan melalui Pos,” tuturnya.

Dadan menjelaskan, untuk layanan terintegrasi tersebut sudah diterapkan sejak satu bulan yang lalu. Melalui layanan tersebut, para pemohon paspor dapat mengajukan layanan pengantaran paspor setelah melengkapi seluruh identitas diri yang terdapat pada paspor tersebut.

“Setelah semua data diri mereka lengkapi, maka setiap pemohon mempunyai pilihan apakah akan mengambil secara langsung atau diwakilkan. Bagi warga yang tidak memiliki waktu luang, maka dapat memilih layanan terintegrasi tersebut dan secara otomatis apabila paspor mereka sudah selesai dicetak akan diantarkan ke rumahnya masing-masing melalui jasa pos,” jelasnya.

Dadan menuturkan, saat ini sistem layanan terintegrasi hanya berlaku terhadap pengantaran dokumen paspor saja. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan bahwa kedepan akan terdapat penambahan jenis dokumen yang dapat diantarkan ke rumah warga melalui layanan terintegrasi tersebut.

“Kalau untuk hal tersebut dikembalikan lagi kepada pihak PT. Pos Indonesia yang ada di Kota Depok. Apakah mereka dapat mengantarkan dokumen selain paspor atau tidak. Namun, hal tersebut juga masih menunggu dari hasil kajian penerapan layanan terintegrasi ini,” tuturnya.

Dadan menambahkan, layanan terintegrasi tersebut merupakan bentuk dukungan dari Kantor Imigrasi terhadap pelaksanaan sistem e-government yang sedang gencar disosialisasikan oleh Pemerintah Pusat. Serta, mendorong terwujudnya program Smart City yang terus dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. “Kami senantiasa mendukung dan menjalin sinergitas terhadap berbagai upaya yang berkaitan dengan peningkatan layanan bagi masyarakat,” tegasnya. (Meidya/Rus)

 786 total views

LEAVE A REPLY