Meikarta Bekasi dan TOD Pondok Cina, Contoh Buruk dan Arogansi Kekuasaan

0
906

www.depoktren.com-Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menyayangkan peresmian TOD Stasiun Pondok Cina dilakukan sebelum perizinannya diselesaikan oleh pihak pengelola yang notabene adalah perusahaan pemerintah.

Dia menuturkan peletakan batu pertama TOD Stasiun Pondok Cina memberi contoh buruk terhadap para pengembang lain baik swasta maupun pemerintah yang hendak mengembangkan proyek properti.

“Jangan hanya gara-gara ini proyek strategis pemerintah, lantas mengabaikan bahkan melanggar aturan-aturan yang justru dibuat oleh pemerintah sendiri,” jelasnya, Sabtu (7/10/2017).

Nirwono menyatakan seharusnya pemerintah yang terkait dengan pengembangan TOD Stasiun Pondok Cina tersebut menaati peraturan pemerintah dalam hal ini Pemkot Depok. Dia menyatakan tidak elok jika suatu peresmian proyek pemerintah belum mengantongi perizinannya secara keseluruhan.

Dia menghawatirkan ke depannya peresmian TOD di lokasi-lokasi lain terjadi hal yang sama yakni menabrak aturan proses perizinan. Dengan demikian, lanjutnya, pemerintah diingatkan untuk tidak semena-mena melangkahi aturan yang dibuat pemerintah sendiri.

“Saya takutnya nanti perilaku-perilaku seperti ini banyak ditiru para pengembang lain. Bahkan jangan sampai proses perizinan sebuah proyek belum selesai tapi pemasarannya sudah dilakukan secara masif,” paparnya.

Dia memberi contoh terdapat salah satu proyek hunian Meikarta di Kabupaten Bekasi yang saat ini diduga perizinannya juga belum rampung, tetapi pembangunan dan pemasarannya tetap berjalan. “Hal-hal seperti itu yang dikhawatirkan ke depan banyak proyek hunian yang melanggar aturan. Ini merupakan contoh buruk dan arogansi kekuasaan,” tegas Nirwono. (Meidya)

 907 total views

LEAVE A REPLY