Pemkot Depok Dapat Sertifikat Eliminasi Filariasis dari Menkes

0
606

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama 12 kabupaten dan kota lainnya di Indonesia yang mendapat penghargaan karena berhasil mengendalikan penyakit filariasis atau kaki gajah di wilayahnya.

“Sebanyak 13 kabupaten/kota mendapatkan sertifikat eliminasi filariasis dan plakat bergambar nyamuk,” kata Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek ditemui usai pencanangan Bulan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah di Lapangan Desa Jatisono, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (7/10/2017).

Pemerintah menargetkan bisa mewujudkan keluarga di Indonesia terbebas dari penyakit filariasis atau kaki gajah pada 2020. “Untuk saat ini, tercatat sudah ada 13 kabupaten/kota di Tanah Air yang berhasil mengeliminasi penyakit kaki gajah tersebut. Sementara 236 kabupate/kota di Tanah Air yang masih endemis,” terangnya.

Menurut dia, untuk bisa bebas dari penyakit kaki gajah memang membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan pencanangan bulan eliminasi kaki gajah ini merupakan langkah akselerasi untuk mewujudkan keluarga bebas dari penyakit kaki gajah. “Kami minta, masyarakat untuk memulai pola hidup sehat karena dari nyamuk bisa menularkan berbagai penyakit, salah satuya penyakit kaki gajah,” harap Menkes.

Ia mengakui, untuk menuju bebas penyakit kaki gajah memang tidak mudah, karena banyak kendala, di antaranya masih banyaknya populasi nyamuk serta perlu diperbanyak petugas juru pemantau jentik.

Hal terpenting, kata dia, kesadaran masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk agar tidak berkembang biak serta menerapkan pola hidup sehat.

Selain itu, dia juga meminta pemerintah daerah memperkuat layanan kesehatan primer di tingkat Puskesmas.

“Puskesmas harus proaktif datangi keluarga guna mencegah kemungkinan terserang penyakit karena bisa diobati secepatnya,” ujarnya.

Pencanangan bulan eliminasi penyakit kaki gajah di bulan Oktober 2017 di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ini, lanjut Nila, merupakan tahun ketiga, setelah sebelumnya juga dicanangkan di Kota Cibinong, Jawa Barat pada tahun 2015, kemudian tahu kedua dilaksanakan di Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Pencanangan bulan eliminasi kaki gajah (Belkaga) ditandai dengan menekan tombol sirine oleh Menteri Kesehatan bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Bupati Demak M. Natsir serta Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Muhammad Subuh.

Kemudian dilanjutkan dengan minum obat pencegahan penyakit kaki gajah bersama-sama.

Penderita penyakit kaki gajah diminta kesadarannya untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan obat-obatan, sehingga tidak menjadi sumber penularan bagi masyarakat lainnya.

Sementara upaya pencegahan bagi masyarakat dan memutus rantai penularan dengan meminum obat pencegahan kaki gajah sekali setahun selama minimal lima tahun. 

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menerima langsung Sertifikat Eliminasi Filariasis dari Menkes. “Tentunya kami bangga bisa melayani kesehatan masyarakat,” tegasnya. (Meidya)

 605 total views

LEAVE A REPLY