Terlalu, Hunian TOD Stasiun Pondok Cina Sudah Groundbreaking Tapi Tak Kantongi Izin

0
884

www.depoktren.com–Keterlaluan, sepertinya tak menghargai keberadaan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, padahal belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), PT KAI yang bekerjasama dengan Perum Perumnas ‘cuek bebek’ tetap melaksanakan groundbreaking proyek pengembangan sistem hunian terintegrasi dengan transportasi publik berkonsep transit oriented development (TOD) di Stasiun Pondok Cina, Depok, Senin (2/10/2017).

Pantesan, tak ada satupun pejabat Pemkot Depok yang menghadiri acara yang diresmikan dua orang menteri yakni Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono.

Parahnya lagi, karena telah terjadi permohonan publik, karena pihak PT KAI dan Perum Perumnas mengklaim TOD di Stasiun Pondok Cina, Depok sudah mengantongi izin.

“Perizinannya masih dalam proses pengurusan, jadi belum kantongi izin,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkot Depok Yulistiani Moechtar saat dikonfirmasi, Jumat (6/10/2017).

Yulistiani menegaskan, proyek hunian TOD tersebut juga belum mengurus perizinan kajian analisa dampak (andal) lingkungan dan perizinan lingkungan warga. “Mereka baru melakukan perizinan persetujuan prinsip. Untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum dikeluarkan karena banyak syarat perizinannya yang harus ditempuh. Nanti kalau sudah ada pengajuan IMB akan dikabari,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna juga memastikan bahwa proyek hunian TOD Stasiun Pondok Cina belum ada izinnya. “Saya sudah cek, mereka sudah mengajukan permohonan izin prinsip saja, belum sampai ke proses IMB,” tegas Pradi sangat menyayangkan, untuk masalah belum mengatongi izin tapi hunian TOD Stasiun Pondok Cina sudah melakukan groundbreaking.

Pengembangan hunian berkonsep TOD di Stasiun Pondok Cina tersebut merupakan kali kedua setelah sebelumnya juga diresmikan di Stasiun Tanjung Barat atas kerja sama perusahaan negara yakni PT KAI yang punya lahan dan Perum Perumnas selaku pengembang.

Pembangunan hunian berkonsep TOD di Stasiun Pondok Cina akan dibangun 4 tower yang mampu menampung 3.693 unit hunian di atas lahan seluas 27.706 meter persegi dengan nilai investasi yang dikucurkan Perum Perumnas sebesar Rp 1,45 triliun.

Hunian berkonsep TOD dengan kucuran subsidi dari pemerintah tersebut ditawarkan dengan ukuran 32 m2 dan 45 m2 dengan target pasar yakni masyarakat berpenghasilan rendah senilai Rp7 juta per m2 untuk rumah susun. Adapun untuk hunian apartemen nonsubsidi ditawarkan Rp16 juta per m2. (Meidya)

 884 total views

LEAVE A REPLY