Pembangunan RTH Dikebut

0
652

www.depoktren.com–Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan terus mempercepat realisasi target pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH). 

“Kami akan kebut pembangunan RTH. Rencananya pembangunan dilakukan dua tahap yaitu pada awal Mei 2018 dan tahap kedua pada 2019,” ujar Kepala Bidang Tata Ruang Disrumkim Pemkot Depok, Dadan Rustandi, Minggu (8/10/2017).

Dadan mengutarakan, pembangunan RTH tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok. “Jadi, sebenarnya bukan disebut pembangunan alun alun, tapi disebut dengan pembangunan RTH yang di dalamnya terdapat taman kota dan alun-alun,” terangnya.

Menurut Dadan, pembangunan di tahap pertama menelan biaya sekitar Rp 30 miliar. Untuk lokasinya berada di Kecamatan Cilodong dengan luas tanah 3,2 hektare ditambah dengan Fasilitas Sosial (Fasos) dari Grand Depok City (GDC), sehingga total luasnya 3.5 H.

Kepala Disrumkim Depok, Wijayanto mengungkapkan, pembangunan RTH akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Untuk fasilitas outdoor terdiri fasilitas olah raga, fasilitas seni dan budaya, taman  bermain anak, fasilitas khusus difabel dan parkir khusus wanita (ladies parking). Sedangkan untuk fasilitas indoor ada ruang laktasi, pojok bermain anak, dan toilet pria dan wanita. Selain itu, akan disediakan juga area food court bagi UMKM. “Intinya, alun-alun ini harus memuat semua program Kota Depok, menggambarkan citra Kota Depok serta merepresentasikan Kota Depok,” tutur Wijayanto.

Dia menjelaskan, dalam pembangunan alun-alun ini Disrumkim juga  mengandeng Perangkat Daerah (PD) sebagai tim teknis, yaitu DLHK, Disporyata, Disdagin, DKUM, DPAPMK dan Diskominfo. Sedangkan anggota tim teknis di luar Pemkot Depok adalah dari Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI)  Provinsi Jabar, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Jabar dan dari Departemen Arsitektur Universitas Indonesia. 

“Selain itu, juga melibatkan masyarakat Kota Depok di mana Pemkot Depok akan membuka sayembara desain alun-alun yang ditujukan untuk umum. Masyarakat dilibatkan membuat desain sesuai dengan harapan mereka, mau seperti apa alun-alun Kota Depok. Nantinya akan diseleksi oleh tim juri yang berasal dari Universitas Indonesia, Institut Arsitek Indonesia Provinsi Jawa Barat, Dinas PUPR, dan Bapplitbangda,” pungkas Wijayanto. (Meidya)

 652 total views

LEAVE A REPLY